Kabar baik datang dari Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat. Program yang sempat ada sejak tahun 2006 lalu ditangguhkan ini kembali digalakkan. Namanya Program Rumah Sakit Berbasis Masyarakat (RSBM).

Program yang dibuat sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan bayi saat proses persalinan ini dijalankan oleh para tenaga medis, dokter spesialis dan asosiasi profesi kedokteran. 

Peran tenaga medis, dokter spesialis dan asosiasi profesi kedokteran ini besar banget, lho, seperti yang diungkapkan oleh Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis. Perannya jelas untuk mengontrol keselamatan ibu dan bayi dari kematian. "Kami haturkan terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis yang menjalankan perannya menyelamatkan ibu dan bayi," jelasnya Selasa, (21/07/2020) yang dilansir dari beberapa sumber.

Baca Juga: Cuaca Makin Dingin di Tengah Pandemi? Begini Tips Menjaga Tubuh Tetap Sehat!

Baca Juga: Puasa Skincare? Jangan Sembarangan Ikut Tren!

Ricardy sebagai Ketua Forum RSBM mengungkapkan bahwa program RSBM bisa diterapkan di berbagai masalah,namun saat ini masih fokus pada menekan tingkat kematian ibu dan bayi saat persalinan.

"Pada 3 tahun pertama di Kota Cirebon, tingkat kematian ibu dan bayi zero kasus, dan sekarang masih ada kasus tapi jumlahnya terkendali," tuturnya.

Kematian ibu saat persalinan sebenarnya sudah diatasi dengan baik penyebab langsungnya, namun penyebab nggak langsungnya ini yang masih cukup mengkhawatirkan, seperti kelainan jantung, paru-paru dan lainnya.  

Solusi penanganan yang cepat tanggap untuk ibu hamil yang punya kelainan inilah yang harus diperhatikan.

Baca Juga: Anak Enggak Punya Ekspresi? Waspada Moebius Syndrome, Moms!

Baca Juga: Jangan Sampai Melewatkan Sarapan! Bisa Tingkatkan Risiko Sakit Jantung Lho

Edi Sanif selaku Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cirebon pun mengimbau pada masyarakat supaya turut membantu tenaga medis dalam menekan tingkat kematian ibu dan bayi saat persalinan.

"Kepedulian masyarakat juga sangat penting terhadap kesehatan ibu hamil atau kesehatan masyarakat lainnya," jelasnya.

Semoga ada kemajuan dari tenaga medis supaya bisa menyelamatkan ibu dan bayi dalam proses melahirkan ya, Moms