Banyak orang tua melarang anak untuk bermain, baik di dalam maupun di luar rumah. Faktanya, saat bermain, kreativitas anak jadi lebih terasah. Selain itu, anak juga belajar untuk bersosialisasi dan menambah wawasannya.

Bukan tanpa alasan, biasanya orang tua melarang anak bermain karena khawatir suatu hal buruk akan terjadi. Namun, enggak sedikit juga para orang tua merasa tak bisa membatasi waktu main anak.

Menyambut Hari Anak Nasional 2020 yang jatuh setiap tanggal 23 Juli, psikolog dan juga Ketua Ikatan Psikologi Klinis Jakarta, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.,Psi., membagikan beberapa tips agar anak tak lupa waktu saat bermain.

Baca Juga: Jangan Dianggap Remeh! Ini Pentingnya Jaga Kesehatan Mental Si Kecil

Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Hari Anak Nasional yang Perlu Kamu Tahu, Mulai dari Sejarah hingga Beda Tema Setiap Tahunnya!

"Biasanya akan jauh lebih mudah jika kita berkomunikasi tentang jadwal bermain untuk anak," terangnya saat diskusi virtual #MainYuk dari Rumah Bareng Paddle Pop, Rabu (22/7/2020).

"Kita bisa bilang, 'nanti kalau jarum panjang menunjuk angka 12, kita stop mainnya dulu'," sambungnya.

Setelah memberitahu kapan waktu anak untuk berhenti bermain, orang tua juga disarankan untuk mengingatkan anak saat waktu bermain sudah hampir selesai. Perlu dicatat bahwa saat mengingatkan, gunakan kalimat yang menyenangkan.

"Sebutkan 'masih boleh main kok', anak akan berpikir masih ada waktu dan lebih bersemangat. Pada saat jarum lewat angka 12, karena sudah disampaikan berulang kali, maka tidak ada negosiasi," ungkapnya.

Baca Juga: Wow! Ternyata Inilah Cara Mengasuh Anak di Masa Golden Age, Moms Harus Paham!

Baca Juga: Moms, Memeluk Anak di 7 Waktu ini Penting Banget, lho!