Menu

Pergoki Pacar sedang ‘Mantap-Mantap’ dengan Teman Kosan, Curhatan Wanita Ini Viral di Sosial Media

09 Februari 2020 10:30 WIB
Pergoki Pacar sedang ‘Mantap-Mantap’ dengan Teman Kosan, Curhatan Wanita Ini Viral di Sosial Media

Seorang wanita yang sedang menangis (Unsplash/Kat J)

HerStory, Jakarta —

Beberapa waktu lalu, jagat dunia maya sempat dihebohkan dengan curhatan seorang wanita yang harus mengakhiri hubungannya karena perselingkuhan. Lewat sebuah utas yang diunggah dalam akun Twitter @longtimenoshit, wanita yang belum diketahui namanya ini bercerita perihal ia memergoki sang kekasih yang sedang melakukan hubungan intim dengan selingkuhannya.

Ia mengaku telah menjalani hubungan pacaran tiga tahun lamanya dan akan segera menikah setelah wisuda di tahun ini. Namun Tuhan berkendak lain, Dia tahu mana yang terbaik untuk hamba-Nya, termasuk perihal jodoh. Berkat kecerobahannya meninggalkan laptop di kamar indekos, ia berhasil membongkar kedok pasangan yang diberi inisial X itu.

Perjuangannya untuk X sangatlah besar, terutama kala itu kondisi finansial keluarga X yang sedang memburuk. Terlebih lagi, saat itu X baru saja kehilangan motor, laptop, dan dompetnya karena dicuri orang. 

“Singkat cerita, selama penelitian skripsi kemarin, biaya hidup X hampir 80 persen bergantung sama aku. Karena saat itu ekonomi keluarganya sangat down. Dan sialnya, saat itu kosan dia kemalingan, motor dompet, laptop, diambil sama si maling,” tulisnya.

Beruntungnya dia yang masih dikirim uang bulanan oleh kedua orang tuanya dan memiliki pekerjaan sampingan, bisa membiayai kehidupan X saat itu terutama kebutuhan perutnya. Hampir setiap hari X menyambangi indekosnya untuk sarapan dan makan siang.  Walau bermodalkan kerupuk dan lauk seadanya, menurutnya itu sangat romantis apalagi melewati masa-masa sulit bersama pasangannya. 

Mulai mengenal AT

Hubungan keduanya pun berjalan manis seperti biasanya. Namun, mendadak berbeda ketika X mengenal AT. AT ini merupakan adik tingkat sekaligus teman kos wanita anonym ini. Hubungannya dengan AT terbilang sangat akrab, sampai-sampai AT sering masuk-keluar kamarnya walau sekedar hanya mengambil minum di dispenser.

“Singkat cerita, sore itu aku dan X lagi makan di kamar dan kalau ada si X, aku ga pernah nutup pintu kosan. Supaya menghindari fitnah . Si AT ini tiba-tiba masuk kamar aku dengan pakaian daster batik pendek yang biasa dia pake dengan handuk yang melilit rambut basahnya,” curhatnya.

Dia juga mengaku, kalau AT merupakan wanita muslimah yang cukup berpakaian tertutup (syar’i). Saat itu, AT sangat kaget melihat kehadiran X ia pun langsung kembali ke kamarnya dan enggak jadi mengambil minum di dispenser.

“AT ini biasa berhijab dengan sangat syar’i. Jadi saat itu aku maklumin kalau AT kaget langsung panik lari,”tambahnya.

AT sempat kesal dengannya karena kehadiran si X. Dia pun meminta At untuk kembali ke kamarnya kalau ingin mengambil minum. AT pun kembali ke kamarnya dengan memakai atasan mukena dan mengisi dua botol minum. Karena tombol dispenser yang belum menyala, AT pun harus menunggunya terlebih dulu. 

Saat itu, ia ditinggalkan berdua di dalam kamar dengan X, karena wanita ini pergi sebentar untuk mencuci piring. Beberapa lama kemudian, wanita ini pun kembali dan melihat AT yang sudah selesai mengisi botol minumnya dan segera bergegas ke kamar.

Dari kejadian itu, sikap AT mulai berubah. Ia sering bertanya soal sifat dan sikap X kepada wanita ini. Karena enggak terlalu peka ada maksud lain di balik pertanyaan-pertanyaan itu ia pun menceritakan perihal X termasuk kondisi ekonomi keluarganya kepada AT. 

“Sikap AT mulai tak seperti biasanya. AT keluar handukan sambil jemur baju sore-sore, nyapu depan kamar yang padahal bersih pake daster pendek. Dan itu dia lakuin tiap si X sampe kosanku,” ceritanya.

Diterima pekerjaan di luar kota

Waktu pun berlalu begitu cepat, sampai akhirnya wanita ini mendapatkan info bahwa ia diterima bekerja di suatu perusahaan yang cukup bonafit. Ia pun meninggalkan pekerjaan sampingannya dan mulai fokus dengan tahapan wawancara yang akan diikutinya di luar kota.

Sempat terbesit dalam benaknya, masa-masa indah yang akan ia lewatkan bersama sang kekasih jika sudah menikah nanti. Berkhayal menemani X dari nol, hidup bahagia walaupun tinggal di rumah sederhana. 

31 Januari 2020, tepatnya siang hari, ia pun bersiap meninggalkan indekos untuk beberapa hari ke depan untuk melakukan wawancara dan persiapan bekerja. X pun menemaninya mencari tiket kereta hingga membantunya packing dan mempersiapkan beberapa keperluan selama di luar kota. Begitu pun dengan AT, layaknya support system AT dan X pun begitu semangat membantunya untuk bersiap.

“Aku pamit ke AT, cipika cipiki minta didoain juga biar lancar. LOL. Terus aku titipin kunci kosan juga ke AT, barangkali dia mau minum ambil ke kamarku. Aku berangkat, ditemani kekasih hati menuju stasiun,” tambahnya.

Karena X yang enggak membawa motor ke indekos nya, ia dan X pun menuju stasiun menggunakan kendaraan dengan aplikasi online. Sesampainya di stasiun, mereka pun hanya mengobrol sebentar karena X mengaku enggak bisa berlama-lama di stasiun.

“Dia mengelus kepalaku sambil beresin kerudungku, dia bilang jaga diri dan kehormatanmu, aku cuma mengangguk dan senyum. Lalu dia keluar,” akunya.

Puncaknya

Ia pun kembali duduk dan menunggu jadwal keberangkatannya. Saat menaruh ransel di atas kursi, ia merasa ranselnya sangat enteng dan benar saja laptop miliknya tertinggal di kamar indekos. Ia berniat ingin meminta tolong X mengantarkan laptopnya itu ke stasiun. Namun, ia mengurungkan niatnya itu dan mencoba mencoba menghubungi AT lewat telepon.

AT enggak menjawab panggilannya itu. Sampai akhirnya, ia pun memutuskan untuk mengambilnya kembali di indekos sendiri. Sesampainya ia di indekos, suasananya begitu sepi dan hening. Perasaanya pun mulai campur aduk ketika melihat keadaan lampu kamarnya yang menyala. Begitu ia mendekati kamarnya, saat itulah ia memergoki sang kekasih yang sedang berhubungan intim dengan AT.

“Aku lemes banget. Sampe ga sadar udah duduk tersandar di tembok. Berasa syaraf tubuhku tak berfungsi semua. Pandangan kabur,” tulisnya.

Hati mana yang enggak hancur melihat orang yang selama ini diperjuanginya malah berani melakukan hal yang enggak senonoh dengan orang lain. Ia pun mencoba menenangi diri tetapi enggak bisa. Diambilnya sebuah batu bata dan dilemparkannya ke kaca jendela. Mengetahui hal itu, X dan AT pun langsung mematikan lampu kamar.

Dengan sekuat tenaga, ia pun mencoba mendobrak pintu dan menyuruh AT dan X untuk keluar dari kamarnya. Ia pun segera bergegas untuk mengambil laptop dan segera mengunci kamarnya. Dengan perasaan campur aduk, ia pun berteriak memutuskan hubungannya dengan si X di depan kamar AT. 

Air mata yang tak terbendung pun bercucuran, karena enggak menyangka hubungannya harus kandas dengan cara seperti ini. Ia pun memutuskan untuk tetap pergi memenuhi panggilan wawancara dan mencoba menguatkan dirinya sebisa mungkin.

Baca Juga: Geger Pernikahan Lee Minho dari Korea dengan Wanita Asal Jawa Tengah, Mas Kawinnya Bikin Geleng-geleng!

Baca Juga: Viral! Pernikahan Wanita Ini Dibatalkan Calon Suami 3 Hari Sebelum Pernikahan, Alasannya Bikin Darah Mendidih!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Witri Nasuha