Ilustrasi gaya bercinta menggantung wortel. (Shutterstock/Edited By HerStory)
Voyeurisme merupakan jenis parafillia di mana penderitanya mendapatkan kepuasan seksual dengan cara mengnintip, menguntit, dan melihat aktivitas seksual orang lain secara diam-diam.
Sementara eksibisionisme adalah menjadi terangsang karena orang lain secara konsensual melihat kamu berhubungan seks. Atau kamu juga bisa teransang karena memperlihatkan alat kelaminnya kepada orang lain tanpa adanya persetujuan. Namun, kedua bentuk fantasi seksual ini dikategorikan sebagai pelanggaran hukum dan tak sehat, bahkan termasuk gangguan kesehantan mental.
Seks di depan umum adalah fantasi populer lainnya yang mungkin termasuk dalam eksibisionisme. Dalam survei yang dilakukan Lehmiller, dia menemukan 81 persen dan 84 persen wanita terangsang oleh fantasi seks publik. Penting untuk dicatat bahwa bertindak berdasarkan fantasi ini ilegal
Meskipun namanya mirip, roleplay dan cosplay adalah fantasi yang berbeda. Roleplay adalah asumsi identitas lain, sementara cosplay adalah tindakan berdandan seperti seseorang atau seseuatu yang lain yang umunya terinspirasi dari buku, film atau video game. Hingga saat ini belum banyak penelitian yang dilakukan terkait topik roleplay seksual atau cosplay. Namun, International Journal of Roleplaying menyebut ini sebagai dari foreplay yang tak signifikan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.