Ilustrasi wanita memegang kondom (Freepik/Edited by HerStory)
Kondom nggak 100 persen efektif dalam mencegah kehamilan dan IMS. Saat berhubungan seks, kondom mungkin robek atau lepas sehingga meningkatkan risiko kehamilan dan IMS.
Hal ini biasanya disebabkan oleh gesekan yang berlebihan. Jadi, pastikan kondom nggak rusak dan gunakan pelumas berbahan dasar air. Kamu juga dapat menggunakan metode kontrasepsi lain untuk hasil yang lebih baik.
Kondom harus digunakan pada penis yang ereksi untuk menahan sperma agar nggak bisa membuahi sel telur. Tapi, pastikan kamu mencabut penis dari vagina segera setelah ejukulasi.
Karena, penis pasti akan mengerut setelah ejakulasi. Hal ini berisiko menyebabkan kondom terlepas dan sperma tumpah ke dalam vagina. Sehingga meningkatkan kemungkinan kehamilan nggak direncana dan IMS.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.