Menu

Dian Sastro Ungkap Bahwa Persentase Pekerja Digital Wanita di Indonesia Tempati Posisi Terendah di Asia Tenggara

22 Maret 2022 21:25 WIB
Dian Sastro Ungkap Bahwa Persentase Pekerja Digital Wanita di Indonesia Tempati Posisi Terendah di Asia Tenggara

Dian Sastro. (Instagram/therealdisastr)

HerStory, Medan —

Perkembangan digital kian berkembang semakin canggih. Gak bisa dipungkiri kini digital telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, belum tercapai kesetaraan gender antara pekerja terkait Ilmu Teknologi, Informatika, dan Komunikasi (TIK). 

Pada tahun 2017, Boston Consulting Group mencatat bahwa Indonesia hanya memiliki 22% representasi wanita yang bekerja di bidang teknologi. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan persentase terendah dibandingkan negara Asia Tenggara yang lain seperti Vietnam (34%), Malaysia (35%), Filipina (35%), Singapura (41%), dan Thailand (42%).

“Jumlah tersebut merupakan jumlah yang terendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam,” ungkap Dian Sastro dalam cuplikan video pembuka webinar Digital Innovation Challenge: Perempuan Indonesia, Selasa (22/3/2022).

Kondisi ini tentunya memiliki pengaruh terhadap kesenjangan hidup para wanita di Indonesia. Wanita menjadi lemah untuk menentukan kebijakan yang berdampak langsung terhadap hidupnya, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hak.

Markoding melakukan survei pada tahun 2018 yang menunjukkan bahwa siswi SMA dan SMK memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih rendah dibandingkan dengan remaja laki-laki. Padahal hasil pelatihan remaja perempuan lebih baik.

Hal tersebut menjadikan minimnya kontribusi wanita dalam dunia teknologi. Oleh karena itu, Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa, Markoding, menyediakan pelatihan bagi remaja untuk mengasah kemampuan digital.

“Markoding berusaha untuk berkontribusi dalam mengatasi kesenjangan ini melalui penyediaan pendidikan informal seputar  keterampilan abad 21 dan keterampilan digital yang dapat langsung diterapkan dalam waktu singkat, sehingga peserta  nantinya akan siap memasuki dunia kerja,” ujar CEO Markoding Amanda Simandjuntak.

Baca Juga: Sambut Hari Perempuan Nasional, HeForShe Run 2020 Hadir Demi Dukung Kesetaraan Gender

Baca Juga: Stereotip Gender, Bagaimana Harus Melawan?

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.