Ike Muti, artis FTV ini sempat viral terkait postingannya di Instagram soal gagal mendapat pekerjaan mengisi web series akibat tak ingin menghapus fotonya bersama Presiden Joko Widodo. Keluhan tersebut akhirnya membuat Ike Muti disomasi Pemprov DKI. 

Sebagai gantinya, Ike Muti pun mengklarifikasi dan buka suara terkait masalah tersebut. Ia mengunggah foto bendera merah putih dan mengucapkan permohonan maaf kalau tak diterimanya ia dalam projek web series itu merupakan informasi dari agensinya, bukan dari dirinya sendiri.

"Bersamaan dengan ini, saya sampaikan bahwa, sama sekali tidak ada niatan saya menyampaikan kebohongan apalagi sampai merugikan nama baik Pemda Provinsi DKI Jakarta," tulis Ike Muti dalam akun Instagram-nya yang HerStory kutip pada Minggu (2/8/2020).

Ike mengaku informasi yang ia berikan bukan bersumber darinya, tapi dari pihak Marantika agency.

"Belakangan saya kaget bahwa postingan saya tersebut menjadi viral. Baru belakangan juga saya mengetahui dari sdr Marantika melalui wa bahwa informasi yang saya dapatkan darinya adalah tidak benar," tutur Ike.

"Hal ini juga disampaikan oleh saudari Marantika melalui akun media sosial miliknya yaitu IG @marantika_agency pada Jumat pagi dan melalui instastory pada Jumat malam tanggal 31 Juli 2020, serta surat yabg dibuatnya yang juga memuat permohonan maaf sdr Marantika kepada saya, Gubernur DKI Jakarta dan Pemda DKI Jakarta," lanjutnya.

Enggak hanya itu, Ike Muti, pemain FTV ini juga mengaku salah dan meminta maaf kepada Pemprov DKI Jakarta. Permohonan itu ia sampaikan akibat kerusuhan yang timbul terkait postingannya di Instagram.

"Jelas bahwa informasi tersebut sesungguhnya bukan bersumber dari saya, namun bagaimanapun saya minta maaf kepada semua pihak dan khususnya Pemda Provinsi DKI Jakarta atas postingan saya yang telah menimbulkan kegaduhan saya juga telah menghapus postingan saya sebelumnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI pada akun resmi Twitter @DKIJakarta mengirimkan surat somasi atau peringatan kepada Ike Muti. Pada surat itu dikatakan bahwa Ike memiliki waktu 2x24 jam terhitung Jumat (31/7/2020) untuk mengklarifikasi soal unggahannya yang viral itu.

"Salam, Ibu Ike Muti. Kami telah mengirimkan surat somasi kepada saudara atas isi posting saudara di Instagram yang tak faktual. Harap diterima dengan baik. kami tunggu tindak lanjutnya," tulis akun resmi DKI Jakarta.