Kabar pensiunnya pakar kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo, cukup mengejutkan banyak pihak. Puluhan tahun menggeluti dunia kuliner dan menciptakan ribuan resep, Sisca menyatakan dirinya telah pensiun dengan istilah 'Gantung Panci'. Hal ini ia sampaikan lewat unggahan di laman Instagram pribadinya, beberapa waktu lalu.

Beauty, mungkin kamu yang tumbuh besar di era 90-an, enggak asing lagi dengan sosok Sisca Soewitomo. Dijuluki sebagariRatu Boga Indonesia, ia mulai dikenal luas masyarakat Tanah Air sejak memandu acara masak Aroma Indonesia yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta, Indosiar.

Program masak yang dipandunya itu tayang selama 11 tahun sejak akhir 1996. Saat memandu acara tersebut, wanita kelahiran Surabaya, 8 April 1949 ini terkenal memiliki ucapan andalan di akhir sesi memasaknya, "Bagaimana pemirsa, mudah bukan membuatnya?". 

Belum lagi, lagu tema acara "Aroma" yang begitu khas dan kelincahan Sisca saat memasak, benar-benar menjadi kenangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Mengutip dari berbagai sumber, Rabu (5/8/2020), pakar kuliner Indonesia ini merupakan alumnus dari Akademi Trisakti jurusan perhotelan. Kala itu, sisca menjadi salah satu mahasiswa yang beruntung. Ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya.

Anak dari pasangan Rp. Tjipto Soemirat dan Rr. Chrysantini Slamet ini mendapat berasiswa dari American Institute of Baking di Manhattan, Kansas, Amerika. Di sana, ia belajar mengolah berbagai macam makanan.

Rupanya, Sisca sudah menyukai dunia kuliner sejak kecil. Ibunya begitu senang memasak, dari sanalah Sisca mulai tertarik dengan dunia kuliner. Sejak kecil, ia kerap membantu ibunya menyiapkan beragam panganan, terutama menjelang Idulfitri.

Usai menyelesaikan pendidikannya di Amerika, Sisca pulang ke Tanah Air dan mulai dikenal sebagai dosen perhotelan hingga pakar tataboga. Beberapa nama yang sempat menjadi muridnya ialah Rudy Choiruddin, Dedy Rustandi, dan Haryanto Makmoer.

Bertualang di dunia industri boga, ibu dari tiga orang anak ini berkesempatan menjadi pengisi acara Aroma di Indosiar sejak akhir tahun 1996. Sejak saat itulah, nama Sisca semakin dikenal masyarakat Indonesia.

11 tahun lamanya menjadi pionor di acara memasak yang dipandunya, Sisca ppun rehat dari kaca pertelevisian. Meski begitu, ia tetap aktif dalam dunia kuliner. Ia kerap mengisi program acara memasak lainnya, menggeluti profesinya sebagai koki, hingga demo masak di sejumlah acara di televisi.

Sisca juga mencoba peruntungan lain degan melebarkan sayapnya sebagai seorang penulis buku resep makanan. Hampir 150 buku resep yang berhasil ditulisnya. 

Istri mendiang Soewitomo Soeleiman ini juga telah bekerja dibidang tata makanan untuk merek-merek terbesar di Indonesia. Sisca juga berjasil mendapat sejumlah penghargaan, salah satunya ialah Ubud Food Festival Lifetime Achievement Award pada 2016 lalu. 

Puluhan tahun lamanya, Sisca telah mendedikasikan kariernya untuk memperkaya kancah kuliner Indonesia. Sebagai pakar kuliner, dia telah berhasil melahirkan banyak koki muda yang sukses di Tanah Air. Meski banyak koki muda yang muncul, Ratu Boga Indonesia ini tetap dikenal sebagai salah satu pakar kuliner Indonesia legendaris.

Baca Juga: Tia AFI Dapat Penghargaan dari Presiden Suriname, Begini Ceritanya!

Terima kasih Ibu Sisca!