Ilustrasi melatih anak puasa. (Shutterstock/edited by HerStory)
Rasa lapar dan haus muncul saat tubuh mulai kekurangan pasokan energi dan cairan di dalam tubuh. Oleh karena itu, salah satu cara terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan beristirahat.
Saat sedang istirahat, tubuh akan mengeluarkan lebih sedikit energi dan cairan sehingga kamu dan anak nggak merasa lapar atau haus. Salah satu cara terbaik untuk beristirahat adalah dengan tidur siang.
Melansir dari GenPI.co, dengan tidur siang, tubuh dapat merasa labih bertenaga. Namun sebaiknya, tidur siang dilakukan dengan cara yang tepat.
Tujuan agar kamu dan anak nggak mengalami ganguan tidur setelahnya, seperti pusing dan merasa kebingungan saat bangun, insomnia, hingga penurunan kualitas tidur di malam hari.
Selain mengendalikan rasa lapar, orang tua juga dapat melatih anak untuk mengendalikan emosi mereka ketika puasa. Rasa lapar dan haus dapat membuat seseorang lebih agresif dan mudah marah. Ini disebabkan oleh pelepasan zat kortisol (hormon stres) dan adrenalin akibat kadar gula darah yang rendah.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.