Ilustrasi muka kulit kering (Unsplash/Noah Buscher)
Kulit kering menjadi permasalahan umum yang dialami banyak orang saat puasa. Nah, salah satu faktor penyebabnya adalah kekurangan cairan atau dehidrasi. Sebagaimanan yang kita tahu, saat puasa kita harus menahan makan dan minum selama seharian penuh.
Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Kardiana Dewi, Sp.KK, FINSDV menjelaskan kurangnya asupan cairan dan juga pola makan yang nggak teratur, cenderung menimbulkan permasalahan pada kulit kering di bulan Ramadan.
Gejala kulit kering yang sering dialami seperti bibir kering, bibir pecah-pecah hingga jerawat. Lantas bagaimana cara mengatasi kulit kering?
Selama Ramadan, utamakan asupan cairan, terutama air putih, untuk menjaga kelembapan kulit.
Manusia membutuhkan minimal 1,5 hingga 2 liter atau 8 gelas air putih setiap harinya. dr. Kardiana menyarankan minum 2 gelas saat bangun sahur dan sebelum imsak, lalu 6 gelas berikutnya diminum saat berbuka hingga sebelum tidur.
Selain itu, sebaiknya hindari minuman berkalori tinggi serta gula berlebih, seperti soda atau sirup karena bisa menimbulkan munculnya jerawat, iritasi, bahkan eksim.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.