Bayi belajar merangkak. (Freepik/edited by HerStory)
Beberapa hal penting saat melakukan tummy time
Tummy time dilakukan selama tiga menit sebanyak 2–3 kali dalam sehari, tergantung kondisi bayi. Seiring bertambahnya usia waktu latihan bisa diperpanjang.
Mengutip Kids Health, hindari meletakkan bayi untuk tummy time di kasur atau tempat tidur sebab bayi bisa terguling pada permukaan yang lembut. Jangan pernah melakukan tummy time setelah Si Kecil menyusu sebab bisa membuatnya muntah.
Cara yang baik untuk mengatasi masalah gas, juga membantu memperkuat perut, kaki, pinggul, dan lutut. Latihan bayi ini baik untuk rentang gerak bayi dan untuk meningkatkan fleksibilitas.
“Letakkan bayi di punggungnya dan gerakkan kakinya dengan lembut ke atas dan perlahan gerakkan seolah-olah dia sedang mengayuh sepeda,” kata dokter anak Meena Chintapalli, MD.
Adapun meski begitu, selama beberapa bulan pertama, bayi belum dapat benar-benar menopang kepala mereka sendiri.
Jadi yang terbaik adalah menunggu sampai bayi dapat mengangkat kepala dengan baik sebelum memulai latihan yang serius.
Setelah dapat bergerak, dorong bayi untuk seaktif mungkin di lingkungan bermain yang aman dan diawasi.
Ingat, pastikan Moms berkonsultasi dengan dokter anak sebelum melakukan aktivitas fisik ini bersama bayi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.