Ilustrasi Cacar Monyet. (iStockPhoto/Edited by HerStory)
Selain Eropa dan Amerika Utara, negara Argentina, Australia, Maroko, dan Uni Emirat Arab ikut mencatat wabah cacar monyet, tapi masing-masing baru mencatat satu kasus.
"Beberapa negara melaporkan bahwa generasi baru kasus enggak lagi muncul hanya di antara kontak yang diketahui dari kasus yang dikonfimasi sebelumnya, menunjukkan bahwa rantai penularan terlewatkan melalui sirkulasi virus yang enggak terdeteksi," kata WHO.
Lebih lanjut, WHO mengatakan bahwa meskipun risiko saat ini terhadap kesehatan manusia dan masyarakat umum tetap rendah, risiko kesehatan masyarakat dapat menjadi tinggi jika virus ini memanfaatkan peluang untuk menempatkan dirinya di negara-negara non-endemik sebagai patogen manusia yang tersebar luas.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.