Hal pertama yang diperhatikan saat membeli makanan kemasan pasti soal label tanggal kedaluwarsanya. Tanggal kedaluwarsa tak selalu jadi representasi akurat dari masa simpan makanan. Kebanyakan orang tak memahami tanggal kedaluwarsa atau apa artinya sebenarnya.

Kesalahpahaman umum yang dilakukan adalah menganggap makanan jadi tak dapat dikonsumsi setelah lewat tanggal kedaluwarsa. Padahal produk makanan diberi label tanggal kadaluwarsa untuk memberikan informasi kepada konsumen tentang kesegaran makanan. Artinya sebagian besar makanan tak membusuk atau tak sehat untuk dikonsumsi saat melewati tanggal kedaluwarsa, melainkan kualitas rasanya akan mulai berkurang.

Meski begitu, harus diperhatikan penampilan suatu makanan sebelum dikonsumsi. Jika suatu makanan berbau tak enak atau memiliki potongan dan lubang di dalamnya, sebaiknya jangan mengambil risiko untuk mengonsumsi makanan tersebut.

Hal yang sama berlaku jika tekstur, konsistensi, atau warna makanan telah berubah. Pada dasarnya, jangan pernah mengonsumsi sesuatu yang tak kamu yakini. Namun, ada banyak makanan yang aman lama setelah tanggal penjualannya, selama tak menunjukkan tanda-tanda tersebut.

"Sebagai patokan, siapa pun dengan sistem kekebalan yang lemah tidak boleh makan makanan setelah yang terbaik tanggal terutama jika terlihat rusak atau berbau busuk," kata Maya Feller, MS, RD, CDN, ahli gizi dan ahli gizi terdaftar yang berbasis di Brooklyn, kepada Bustle.

Selain itu, Maya juga menyarankan agar taak makan daging, unggas, atau makanan laut yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa demi mencegah risiko penyakit yang tak diinginkan.