Menghabiskan waktu bersama sang buah hati memang jadi momen menyenangkan untuk para orang tua, selain dapat menghabiskan waktu dengan bermain bersama anak tentunya para orang tua juga dapat melihat tumbuh kembang sang anak. Tapi, bagaimana ya jika setelah bermain dan beraktivitas seharian bersama ternyata sang anak sulit sekali diajak tidur. Tentu saja para moms seringkali merasa kesal menghadapi situasi tersebut.

Melansir dari Sleep in America mengatakan bahwa sepertiga balita dan setengah dari anak-anak prasekolah secara rutin membuat "drama" pada waktu menjelang tidur. Banyak anak yang benar-benar melawan ketika diajak tidur dan penyebab lainnya yang membuat beberapa anak sulit sekali diajak tidur. 

Berikut ini beberapa penyebabnya.

Terlalu aktif

Perilaku anak-anak yang terlalu aktif tentunya akan membuat ia ingin melakukan aktivitas apapun setiap waktu, salah satunya adalah bermain sepanjang hari ketika sudah asyik bermain anak-anak akan lupa waktu. Maka jangan heran hal inilah yang membuat ia susah sekali ketika diajak tidur.

Merasa tidak nyaman

Ternyata hal-hal kecil yang ternyata menganggu sang anak seringkali dapat menyebabkan mereka susah tidur lho Moms. Beberapa hal kecil tersebut terkkadang tidak banyak disadari oleh para orang tua, seperti Lampu terang, suara keras,tumbuh gigi, terlalu panas, terlalu dingin, memiliki hidung yang pengap, dan makan malam terlalu larut.

Tidak bisa tidur sendiri

Anak-anak yang belum belajar untuk tidur sendiri tentunya ingin sekali ditemani orang tuanya ketika tidur, ketika para orang tua meninggalkan sang anak saat mereka tertidur maka kebanyakan anak kembali membuka mata dan marah. Hal ini terjadi karena sang anak merasa nyaman ketika ada para orang tua disampingnya yang menemaninya ketika tertidur.

Takut bermimpi buruk

Bagi orang dewasa terkadang mimpi buruk dapat terlupakan dan hilang dengan sendiri, namun hal tersebut tidak berlaku untuk anak-anak. Anak-anak yang bermimpi buruk ketika ia tidur dapat menjadi sebuah memori yang tidak menyenangkan, hal tersebutlah yang membuat mereka trauma dan merasa sulit untuk tidur. 

Baca Juga: Melalui Program Sekolah dan Pesantren Sehat, Unilever Ajarkan 10 Juta Anak Kebiasaan Bersih dan Sehat!

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan sang anak sangat sulit diajak tidur, semoga bermanfaat!