Ilustrasi pasangan yang mengeluhkan saat berhubungan seksual. (Freepik/elnurfreepik)
Dilabeli 'sindrom penyakit pasca-orgasme', rasa sakit menjadi salah satu efek samping yang dapat memengaruhi lelaki setelah ejakulasi. Peneliti menggambarkan banyak lelaki merasa kelelahan, kepanasan dan demam setelah melakukan seks.
Setelah melakukan hubungan seksual, perempuan bisa mengalami rasa sakit saat orgasme meski tidak merasakan sakit saat melakukan hubungan intim. Sebuah penelitian pada 2009 melaporkan ada tiga kasus perempuan yang mengalami hal tersebut tanpa penyebab nyeri fisik yang jelas.
Salah satu efek samping fenomena post-orgasm yang mengerikan adalah hal yang secara teknis dikenal sebagai orgasmeepsi atau epilepsi refleks setelah orgasme.
Hal ini pertama kali dicatat pada tahun 1960, ketika seorang perempuan hamil berusia 23 tahun mengalami kejang parsial pada trimester kedua kehamilan keduanya. Setelah kelahiran, kejang tersebut kambuh dan seringnya setelah orgasme.
Pasien berusia 20 tahun lainnya mengalami serangan epilepsi yang dipicu oleh masturbasi atau fantasi. Para ilmuwan sendiri tidak sepenuhnya mengerti apa penyebab kejang setelah melakukan hubungan seksual.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.