Media sosial baru-baru ini tengah memperbincangkan sosok Isabella Guzman, Isabella Guzman menjadi perbincangan hangat oleh para netizen di Indonesia karena perbuatannya yang nggak masuk akal.

Isabella Guzman merupakan seorang wanita asal Colorado, Amerika Serikat yang tega membunuh ibu kandungnya sendiri pada tahun 2013 silam. Isabella membunuh ibu kandungnya dengan 151 tikaman di wajah dan leher pada 28 Agustus 2013. Saat melakukan aksi pembunuhan tersebut usianya masih 18 tahun.

Dilansir dari Daily Mail, walaupun telah membunuh ibu kandungnya sendiri dengan melakukan 151 tikaman, Isabella dinyatakan nggak bersalah dan nggak mendapatkan hukuman penjara atas perbuatannya tersebut.

Begini fakta-fakta tentang Isabella Guzman.

Hubungan Isabella Guzman dengan Ibu Kandungnya

Menurut keterangan dari ayah tirinya, Isabella Guzman dan ibu kandungnya memiliki hubungan yang enggak terlalu baik lho Beauty, hubungan keduanya semakin memburuk ketika ibu kandungnya memutuskan untuk menikah lagi.

Kirim E-mail Berisi Ancaman untuk Ibu Kandungnya

Sebelum melakukan aksi pembunuh tersebut, Isabella Guzman sempat mengirimkan e-mail kepada ibu kandungnya yang berisikan sebuah ancaman.

" anda akan membayarnya, " isi dari e-mail tersebut.

saat mendapatkan e-mail tersebut, ibu kandungnya sempat melaporkan kepada kepolisian karena merasa takut dengan perilaku anaknya tersebut.

Menikam Ibu Kandungnya di Kamar Mandi

Menurut pengakuan ayah tiri Isabella Guzman, pembunuhan tersebut terjadi di dalam kamar mandi. Sekitar pukul 10 malam waktu setempat, Ryan Hoy ayah tiri Isabella menelepon 911 untuk melaporkan jika Isabella Guzman sedang memukuli istrinya di kamar mandi yang terkunci.

Ryan Hoy ada di rumah ketika perkelahian terjadi. Dia mengatakan istrinya baru saja pulang kerja sekitar jam 9:30 malam, ketika istinya naik ke atas untuk mandi, Ryan Hoy saat itu sedang makan malam namun saat itu ia sempat mendengar bahwa ada suara dentuman keras dari atas dan sang istri memanggil namanya.

Saat Ryan berlari ke kamar mandi atas, ternyata kamar mandi tersebut sudah dengan cepat tertutup dan terkunci dengan rapat oleh Isabella. Beberapa saat kemudian Isabella keluar dari kamar mandi dan berjalan keluar sambil memegang pisau, dan menatap lurus ke depan saat dia melewati ayah tirinya dan kabur.

Isabella Memiliki Penyakit Mental

Kesimpulan akhir menyatakan bahwa Isabella memiliki penyakit mental, yang membuatnya tidak dapat menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Menurut dokter yang merawatnya, Isabella didiagnosa mengalami paranoia schizophrenia yang membuat Isabella sering berbicara dan tertawa sendiri.