Enggak cuma orang dewasa, anak-anak juga rentan terkena gangguan mental lho, Moms. Seperti yang kamu tahu, gangguan mental bisa terjadi kepada siapa pun, enggak memandang usia maupun jenis kelamin. Tapi masalahnya, mengidentifikasi gangguan mental pada anak bisa dibilang sulit untuk di lakukan.

Gangguan mental yang terjadi pada anak-anak itu enggak jauh berbeda dengan orang dewasa kok, yang membedakan adalah cara mengekspresikannya. Misal, saat si kecil mengalami depresi, mungkin ia akan terlihat sering marah ketimbang orang dewasa yang akan melampiaskannya pada kesedihan.

Perilaku anak-anak yang terbilang normal menjadi alasan mengapa sulit mengetahui gejala gangguan mental yang diidapnya. Terlebih lagi banyak orang tua yang enggak menyadari atau masih awab dengan isu gangguan mental yang bisa saja terjadi pada anak.

Lalu, apa aja sih gangguan mental yang rentan terjadi pada anak-anak? Melansir dari laman Mayo Clinic, Jumat (10/9/2020), berikut enam di antaranya.

Gangguan kecemasan

Anak-anak yang memiliki gangguan kecemasan, seperti obsesif-komplusif, stres pasca-trauma, fobia sosial, dan gangguan kecemasan umum mengalami kecemasan yang dapat mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

Baca Juga: Keturunan Bukan Faktor Utama! Inilah Penyebab Gangguan Kepribadian

Kalau gangguan kecemasan ini sudah sangat mengganggu aktivitasnya, ada baiknya langsung di bawa ke dokter ahli ya, Moms!