Ilustrasi Cacar Monyet. (iStockPhoto/Edited by HerStory)
Heboh sebuah badan atau organisasi bernama Jaringan Kesehatan Dunia atau World Health Network (WHN) menetapkan cacar monyet sebagai pandemi. Hal ini lantaran kasus cacar monyet yang semakin bertambah, yakni 3.417 yang dilaporkan di 58 negara (per hari Rabu (29/6/2022).
Meski belum ada kasus cacar monyet di Indonesia, namun Kementerian Kesehatan RI menegaskan agar tetap waspada. Kemenkes juga memaparkan urutan gejala awal hingga fase paling infeksius dari penyakit cacar monyet.
Seperti apa tahapannya? Yuk Moms simak langsung fase gejala cacar monyet dari hari ke hari berikut ini.
Juru bicara Kementrian Kesehatan (Kemenkes RI) dr Mohammad Syahril mengungkap masa inkubasi virus cacar monyet adalah 6-18 hari. Namun, dalam beberapa kasus, inkubasi bisa membutuhkan waktu sekitar 21 hari.
Beberapa gejala awal virus cacar monyet di antaranya demam 38 derajat, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, di badan hingga selangkangan serta sakit kepala luar biasa.
Gejala awal atau fase prodromal ini terjadi 1-3 hari diawali dari demam tinggi di atas 38 derajat dan sakit kepala yang luar biasa.
Hal yang menjadi pembeda cacar monyet dengan cacar lain, yaitu terjadinya pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening di leher bahkan sampai di selangkangan. Gejala itu terjadi usai 1-3 hari terinfeksi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.