Ilustrasi penuaan kulit. (pinterest/freepik)
Dalam kasus lain, ahli kulit bersertifikat Dr. Joshua Zeichner, MD, FAAD, mengaakan bahwa kulit kering adalah gejala dari kondisi kronis eksim, yang disebabkan oleh protein yang rusak di kulit. Orang dengan eksim biasanya memiliki kulit kering yang terlihat lebih bersisik.
Untuk kulit kering, cara mengatasinya adalah dengan mengoleskan produk berbahan dasar minyak yang akan melembabkan kulit.
Sebaliknya, kulit yang mengalami dehidrasi ditandai dengan kurangnya air di kulit. Karenanya, kulit dehidrasi lebih merupakan kondisi kulit daripada jenis kulit. Ini dapat dengan mudah diatasi dibandingkan dengan kulit kering.
Dalam hal penampilan, Dr. Zeichner mengatakan kulit dehidrasi akan terlihat kusam, kurang bercahaya dan mungkin tampak pucat bagi orang dengan warna kulit lebih gelap. Kulit dehidrasi bisa terjadi pada siapa saja dan tidak hanya pada kelompok usia tertentu.
Untuk kulit yang mengalami dehidrasi, para ahli merekomendasikan produk kaya humektan seperti yang mengandung asam hialuronat atau gliserin karena sangat efektif dalam melembabkan sel kulit yang kering.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.