Moms, setiap anak itu unik dan berbeda, artinya potensi yang dimiliki tentu saja tak akan sama. Moms tak boleh memaksakan potensi anak yang mengharuskan anak bisa unggul dalam suatu hal. Selain itu juga, jangan membandingkannya dengan anak lain. Disini moms perlu menggali potensi unik yang dimiliki anak untuk menemukan minat dan bakatnya.

Bakat anak biasanya menurun dari orang tuanya, berupa kepandaian dan sifat bawaan lahir. Sementara minat adalah dorongan atau keinginan terhadap sesuatu yang disukai anak. Bakat pada anak akan lebih terlihat sekitar umur 10 tahun dimana ia sudah mengeksplorasi banyak hal. Pada usia ini Moms sudah dapat melihat minat anak di beberapa bidang yang ia gemari. Melansir dari Popmama, Selasa (14/9/2020) berikut tips menemukan minat dan bakat anak.

Mengamati kebiasaan dan kegemaran anak 

Moms dapat mengetahui minat dan bakat si Kecil dengan cara mengamati kegemaran anak akan sesuatu maupun kebiasaannya sehari-hari. Hal-hal yang mencakup kesenangan anak merupakan minat. Dari beberapa minat yang ditunjukkan oleh anak itulah Moms dapat melihat bakatnya ada pada bidang apa.

Bila sudah mengetahui bakat anak, maka Moms dapat mengarahkannya untuk mendalami bakatnya dan mencari sarana yang tepat agar bakat tersebut dapat berkembang dan terasah dengan baik di tangan orang atau pelatih yang tepat.

Membiarkan anak mengeksplorasi kemampuannya 

Cara kedua yang dapat Moms lakukan untuk menemukan minat dan bakat anak adalah dengan membiarkan anak mengeksplorasi kemampuannya dengan cara mencoba berbagai hal yang berbeda. Apresiasilah keinginan anak saat ia hendak mencoba sesuatu yang baru karena itu merupakan caranya dalam menemukan bakat terpendamnya. Yang dapat Moms lakukan adalah mendukung, mengarahkan dan tak lupa mengawasi dengan baik.

Baca Juga: Anak Suka Baca? 10 Cara Ini Bisa Banget Dicoba, Moms!