Ilustrasi Anak Makan MPASI (Shutterstock/Edited By HerStory)
Moms ketika memasuki fase MPASI, pasti sering merasakan GTM pada anak, perasaan ini pastinya akan membuat Moms campur aduk antara sedih dan bingung karena si kecil akan sulit mendapatkan nutrisi harian jika tidak makan.
Usut punya usut, menurut dr. Meta Hanindita, Sp.A., sebenarnya istilah GTM tidak ada di dalam medis. Istilah GTM dibuat oleh para orangtua yang anaknya mengalami masalah tidak mau makan.
“Istilah GTM ini tidak ada standarnya dan tidak ada bakunya di medis, itu hanya sebutan dari para orangtua yang anaknya ada masalah makan. Seperti, ada yang kalau makan lama banget, makannya diemut, suka melepeh makanan, atau susah naik tekstur,” ujar Meta saat ditemui di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat dikutip dari The Asian Parent
“Bahkan menolak sama sekali makanan sampai tutup mulut, jadi namanya gerakan tutup mulut. Serta, yang mengeluhkan setiap mau makan harus lari-lari dulu, nonton YouTube dulu, atau harus jalan-jalan dulu,” sambungnya.
Beragam penyebab masalah GTM pada anak yang patut Moms ketahui
Dokter Meta melanjutkan, sekitar 50 hingga 60 persen orangtua yang mengaku anaknya memiliki masalah makan, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ternyata hanya 20 hingga 30 persen yang anaknya benar-benar ada masalah makan. Lalu, dari 20 hingga 30 persen itu pun hanya 1 hingga 2 persen yang memang memiliki gangguan makan serius.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.