Penderitaan terbesar sebagai seorang penyintas kekerasan seksual ialah trauma yang harus dihadapinya. Banyak orang, nggak cuma wanita tapi pria pun sama, bakal ketakutan untuk menghadapi stigma masyarakat bahwa mereka adalah orang yang kotor, atau bahkan nggak pantas hidup normal.

Trigger Warning!

Kesehatan mental korban kekerasan seksual ini biasanya bakal terganggu, meskipun kadang terlihat biasa saja. Enggak banyak korban yang buka suara soal penderitaannya, sehingga hal inilah yang bakal menjadi bom waktu suatu saat nanti.

Post-traumatic stress disorder atau PTSD adalah salah satu penyakit mental yang bisa diderita oleh penyintas kekerasan seksual. PTSD sendiri adalah gangguan stres pascatrauma adalah gangguan mental yang muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa yang nggak menyenangkan.

Dilansir dari Pop Sugar, PTSD merupakan gangguan kecemasan yang membuat penderitanya teringat pada kejadian traumatis. Peristiwa traumatis yang dapat memicu PTSD antara lain perang, kecelakaan, bencana alam, dan pelecehan seksual.

Gejala yang dirasakan oleh penyintas pastinya berbeda-beda, gejala PTSD muncul setelah seseorang mengalami peristiwa yang membuatnya trauma. Waktu kemunculannya bisa beberapa bulan atau beberapa tahun setelah kejadian traumatis tersebut. Tingkat keparahan dan lamanya gejala juga berbeda-beda pada tiap penderita.

Berikut ini adalah gejala yang bakal terjadi pada penderita PTSD:

1. Ingatan pada peristiwa traumatis

Penderita PTSD bakal sering teringat pada peristiwa yang membuatnya trauma. Parahnya, penderita merasa seakan mengulang kembali kejadian tersebut. Ingatan terhadap peristiwa traumatis tersebut juga sering kali hadir dalam mimpi buruk, sehingga penderita tertekan secara emosional.

Baca Juga: Wow! Ternyata Inilah Cara Untuk Menyembuhkan Trauma