Ilustrasi Heartburn. (Pixabay/Edited By HerStory)
Makan dalam jumlah besar dan tanpa berpikir memberi tekanan pada katup yang menyebabkan keasaman. Karena itu, makanlah dalam jumlah kecil dan kunyah makanan secara perlahan.
Ikat pinggang, pakaian, dan pakaian dalam yang ketat memberi tekanan pada perut sehingga memperparah gejala mulas.
Makanlah 3 jam sebelum tidur, karena berbaring dengan perut penuh dapat memicu mulas.
Cobalah untuk tidur miring ke kiri karena membantu pencernaan dan mencegah refluks asam di perut. Kepala dan dada Anda harus lebih tinggi dari kaki Anda saat tidur.
Cobalah untuk menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan karena berat badan ekstra memberi tekanan ekstra pada perut sehingga menyebabkan risiko mulas.
Berhenti merokok karena merokok mengurangi jumlah produksi air liur sehingga membentuk asam di lambung.
Kurangi stres untuk memudahkan proses.
Ingat ya Beauty, jika heartburn sering muncul hingga mengganggu aktivitas dan istirahat, kondisi ini dianggap sebagai tanda dari penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).
GERD merupakan kondisi yang perlu ditangani dengan pengobatan dari dokter, bahkan dengan operasi bila sudah parah. Jika tidak ditangani dengan benar, GERD bisa menyebabkan radang, luka, serta perdarahan pada kerongkongan, bahkan bisa meningkatkan risiko munculnya kanker esofagus.
Nah, heartburn sendiri memang merupakan keluhan yang cukup umum dan belum tentu berbahaya. Tapi, jika gejala ini muncul hingga lebih dari 2 kali seminggu, tak membaik dengan obat yang dijual bebas, atau menyebabkan kesulitan menelan, mual, dan muntah, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.