Virus corona baru-baru ini dikatakan dapat menulara secara airborne atau melalui udara. Tak hanya rumah sakit, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Agus Dwi Susanto SpP(K), menyakatan bahwa tempat tertutup yang tak memiliki ventilasi yang baik juga bisa berisiko sebarkan virus corona melalui udara.

dr. Agus membeberkan beberapa tempat-tempat yang berisiko tersebut, seperti perkantoran atau rumah makan. Pasalnya tempat tersebut rentan terjadinya kerumunan sehingga berisiko tinggi untuk sebarkan virus corona secara airborne.

"Meskipun begitu, WHO juga menyatakan bahwa risiko penularan airborne itu bisa terjadi juga di populasi, terutama pada area-area tertutup yang tidak memiliki ventilasi yang baik, misalnya pada perkantoran, kemudian juga pada restoran atau rumah makan, atau ruang-ruang pertemuan kecil," terang dr. Agus.

Baca Juga: Penelitian: Mutasi 'Diam' Jadi Penyebab Pandemi COVID-19 Sulit Dikendalikan, Apa Maksudnya?

"Nah, itu memiliki potensi apabila ruangan itu tertutup, tidak ada ventilasi yang baik, kemudian kerumunan padat, sehingga potensi penyebaran lewat udara itu dimungkinkan dan beberapa laporan kasus itu sudah ada," tutupnya.