Berita mengejutkan datang dari penyanyi pop, Selena Gomez yang pada Jumat, 18 September 2020 membagikan rasa kekesalannya mengenai berita-berita bohong yang sering tersebar di media sosial Facebook. Bahkan dirinya meminta untuk mematikan beberapa akun yang memang dianggap menjadi penyebar berita bohong tersebut.

"Sudah lama sejak kita duduk bersama. Kita punya masalah yang sangat serius. Facebook dan Instagram digunakan untuk menyebarkan kebencian, hoax hingga rasisme," tulisnya. 

"Aku memanggil kalian berdua untuk menyelesaikan masalah ini. Tolong matikan grup ataupun akun yang sering menyebarkan kebencian dan hoax. Masa depan kami bergantung padanya," tambahnya sambil menyertakan nama Mark Zuckenberg dan Sheryl Sandberg. 

Gomez sendiri memiliki 193 juta pengikut di akun media sosial Facebook yang juga ikut menyertakan beberapa gambar pesan bohong yang dikirimkan orang melalui pesan pribadi melalui fitur instagram stories.

Enggak sampai di situ, Gomez bahkan memberikan peringatan kepada pemimpin Amerika Serikat untuk membantu masyarakat dalam memerangi penyebaran berita bohong mengenai pemilu dan proses voting agar enggak terjadi perpecahan di tengah masyarakat.

"Ini adalah tahun pemilu. Kita tak bisa menerima adanya hoax soal proses pemilihan. Harusnya ada pengecekan fakta dan perhitungan secara cepat. Ku harap mendengar pendapat kalian secepatnya," tulisnya. 

Sebelumnya, mantan dari Justin Bieber ini pernah membuat pernyataan yang menghebohkan juga yaitu mengenai pengakuannya bahwa semua mantan kekasihnya pernah menganggap bahwa dirinya gila. Hal ini pertama kali dikatakan oleh Gomez melalui sebuah tayangan di kanal YouTube Nikkie Tutorial. 

Saat itu dirinya ditanyai mengenai pernikahan dan Selena mengatakan bahwa pernikahan enggak akan terjadi padanya dalam waktu dekat ini.

Baca Juga: Waw! Adele Akui Kalau Tubuh Langsingnya Diakibatkan oleh Covid-19, Begini Penjelasannya!

"Lelaki itu menambah banyak pekerjaan. Setiap mantan-mantanku menganggap aku gila. Aku tak peduli," tuturnya.