Brokoli. (Pixabay/ExplorerBob)
Moms brokoli memang kerap menjadi bahan untuk membuat MPASI. Ternyata, selain rasanya yang nikmat dan kandungan nutrisinya yang lengkap, bentuk unik brokoli juga kerap kali mengundang perhatian dan rasa penasaran bayi. Ia pun jadi lebih bersemangat untuk memakannya. Berbicara mengenai itu, berikut beberapa manfaat brokoli untuk bayi yang perlu Moms ketahui!
Brokoli untuk bayi
Bila dibandingkan jenis sayuran lain, brokoli memang seringkali dihindari sebagai sayuran pertama yang diperkenalkan pada bayi. Karena brokoli dapat menyebabkan gas juga karena tekstur brokoli yang cukup keras.
Seperti yang kita ketahui, sistem pencernaan bayi masih berkembang dan membutuhkan waktu untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan padat. Untuk itu, waktu terbaik memperkenalkan dan menambahkan brokoli dalam menu MPASI Si Kecil ialah saat dia berusia 10 bulan atau lebih.
Dalam satu cangkir brokoli kukus terkandung sejumlah nutrisi seperti:
Manfaat brokoli untuk bayi yang tak boleh dilewatkan
1. Meningkatkan imunitas
Manfaat terbesar brokoli untuk bayi ialah dapat memberikan dorongan yang kuat pada sistem kekebalan tubuhnya.
Vitamin C yang cukup banyak di dalam brokoli tidak hanya penting untuk membangun sistem kekebalan tubuh bayi. Namun juga mendukung kesehatan bayi secara keseluruhan. Hal ini dapat membantu membangun daya tahan tubuh bayi melawan berbagai serangan penyakit.
2. Pengembangkan penglihatan
Tidak hanya vitamin C, brokoli juga mengandung vitamin A yang cukup banyak. Seiring dengan kombinasi beta-karoten, vitamin A bertindak langsung untuk membuat penglihatan bayi lebih baik dan lebih tajam.
Dilengkapi dengan vitamin B-kompleks dan mineral seperti fosfor, brokoli memainkan peran yang baik dalam menjaga penglihatan bayi tetap sehat.
3. Mencegah risiko anemia
Pembuluh darah kita mengandung entitas penting yang disebut hemoglobin. Fungsi inti hemoglobin adalah untuk mengangkut oksigen ke berbagai bagian tubuh melalui pembuluh darah.
Pembentukan hemoglobin sepenuhnya tergantung pada keberadaan zat besi. Bila pembentukan ini gagal maka seseorang dapat mengalami anemia.
Untuk itu, kandungan zat besi di dalam brokoli dapat memperkaya jumlah hemoglobin yang ada dalam tubuh kita dan mencegah kita dari risiko anemia.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.