Ilustrasi seorang wanita memperhatikan tanggak kedaluwarsa serta label gizi saat berbelanja bahan makanan. (pinterest/freepik)
Di masa pandemi, masyarakat pun mulai memperhatikan kesehatan tubuhnya. Enggak heran kalau banyak yang mulai menjalani pola hidup yang lebih sehat. Salah satu caranya dengan memilih makanan yang bergizi.
Apakah kamu tertarik ingin mulai jalani pola hidup sehat? Jika iya, sesuai rekomendasi Dr. Rimbawan dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, berikut ini beberapa cara memilih makanan sehat dengan membaca label gizinya:
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat membeli makanan kemasan adalah bahan makanannya. Dr. Rimbawan mengatakan bahwa bahan makanan yang ditulis paling depan berarti jumlahnya paling banyak.
"Misalnya suatu makanan terdiri dari gula, air dan konsentrat buah, itu artinya makanan tersebut sebagi besar terbuat dari gula dengan sedikit konsentrat buah," jelas Dr. Rimbawan dalam webinar bertajuk Cara Cerdas Memilih Produk Pangan dengan Logo 'Pilihan Lebih Sehat', Rabu (30/9/2020).
Hal kedua yang perlu diperhatikan saat membeli makanan adalah memperhatikan jumlah bahan makanan yang berbahaya untuk tubuh, seperti gula, garam dan lemak. Pasalnya jika itu dikonsumsi secara belerbihan bisa membuat tubuh rentan terpapar penyakit tak menular, seperti diabetes hingga penyakit jantung.
Hal selanjutnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah nilai gizi. Ya, nilai gizi harus diamati sebelum membeli suatu makanan karena biasa disajikan dalam gram, mili ataupun persen.
Dr. Rimbawan menyarankan untuk memilih makanan yang sudah memiliki logo 'Pilihan Lebih Sehat. Pasalnya makanan berlogo tersebut sudah dipastikan lebih baik dikonsumsi ketimbang makanan yang sejenis.
Tak kalah penting, Dr. Rimbauwan mengingatkan untuk memperhatikan densitas energi pada rasio kalori dalam suatu kemasan makanan. Pasalnya tubuh akan mudah kenyang saat mengonsumsi makanan dengan densitas yang rendah.
Dr. Rimbauan mengatakan bahwa makanan yang klaim nol kalori bukan berarti tak memiliki kalori sama sekali. Untuk itu, penting memahami klaim pangan sebelum membeli. Faktanya makanan yang klaim nol kalori bisa mengandung hingga empat kalori per porsi lho.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.