Moms, setiap ibu tentunya ingin anak mereka sukses di kemudian hari. Karenanya banyak moms yang tak menyadari bahwa ia sudah menumbuhkan jiwa kompetitif yang tak sehat dalam dirinya.

Ibu yang kompetitif bukan contoh ibu yang baik untuk anak-anak, lho! Sikap ibu yang seperti ini akan memberikan tekanan besar pada anak, efeknya anak bisa depresi dan stres. 

Nah, untuk menghindari hal tersebut Moms bisa refleksikan diri sendiri, apakah moms memang termasuk ibu yang kompetitif atau nggak? Merangkum dari berbagai sumber, Selasa (6/10/2020) berikut ciri perilaku ibu kompetitif.

1. Kemenangan Adalah Tujuan Hidup

Kemenangan merupakan tujuan hidupnya. Dengan hal tersebut biasanya Moms sangat tak mau menghargai usaha ataupun proses yang sudah dilakukan oleh anak. Sebab, yang dipikirkan Moms hanya satu yaitu kemenangan. Selain itu, ibu kompetitif juga akan merasa sombong jika anaknya menang dalam perlombaan dan selalu butuh pujian.

2. Tak Bisa Menerima Kenyataan Bahwa Anak “Kalah”

Ibu kompetitif tak bisa menerima kenyataan bahwa anaknya “kalah” dalam hal apapun. Moms akan menyalahkan semua orang, termasuk anak karena tak berusaha dengan maksimal. Anak mungkin merasa bahwa apa saja yang telah diperjuangkannya selalu tidak benar di mata Ibunya. Kondisi seperti ini tentu bikin anak jadi merasa bersalah dan minder. Anak bisa tertekan dan depresi yang pada akhirnya bisa mendorong anak melakukan hal buruk.

3. Terus Membandingkan Anak dengan Teman-Temannya

Ibu kompetitif terus menerus membandingkan anak dengan teman-teman sebayanya. Bahkan tak jarang membandingkan anaknya di depan Ibu-Ibu lain. Banyak hal sederhana yang juga dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Misalnya tinggi badan anak atau kesehatan anak yang lebih baik dari teman-temannya.

Baca Juga: Hati-Hati! Putus Cinta Berbahaya Ketika Kamu Mengalami Ini!