Ilustrasi nyeri dada karena angin duduk. (Pinterest/Freepik)
Beauty, kasus Covid-19 varian dan sub varian baru Covid-19 masih saja mengalami peningkatan di beberapa belahan dunia. Tak terkecuali di Indonesia.
Terlepas dari gejala yang umum dilaporkan, kali ini, dokter telah memperhatikan bahwa beberapa pasien menunjukkan gejala yang lebih tak spesifik, termasuk diare, penurunan produksi urin, dan nyeri dada.
Bagian yang menakutkan adalah nyeri dada ini bisa menjadi tanda risiko serangan jantung.
"Jumlah sindrom koroner akut, infark miokard (serangan jantung) meningkat pada pasien positif Covid-19 . Ada pasien yang melaporkan gejala non-spesifik seperti nyeri dada, penurunan output urin, diare dan kemudian menjadi positif Covid-19 ," kata Akshay Budhraja, konsultan senior, pengobatan pernapasan dan tidur di Aakash Healthcare, mengatakan kepada IANS.
Terlepas dari tanda-tanda yang disebutkan di atas, dokter berbagi bahwa pasien Covid-19 saat ini umumnya mengeluhkan gejala berikut:
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.