Kini sebagian besar wanita sudah sadar akan pentingnya merawat wajah. Hal itu juga memberikan efek pada kemajuan dalam bidang kecantikan. Faktor lain yang mempengaruhi juga berasal dari teknologi. Korea merupakan salah satu negara yang menjadi kiblat para beauty eunthusiast.

Maraknya fenomena skin care korea membuat wanita mengagung-agungkan penggunaan sheet mask. Meski sudah lumayan lama ngetren, banyak yang masih bingung saat mengenakan sheet mask, mulai dari cara penggunaan yang tepat, waktu terbaik menggunakannya, hingga reaksi yang diberikan saat mengenakan sheet mask.

Saat ditemui di acara Exclusive Urban Sanctuary Tour Press Conference L’Oréal Paris Pro Youth Face Mask, Kamis (27/2/2020), dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK, FINS-DV, mengatakan bahwa frekuensi penggunaan sheet mask harus diseusaikan dengan jenis kulit masing-masing orang.

Baca Juga: Setelah Menggunakan Sheet Mask Perlu Dibilas Lagi Enggak Sih?

"Untuk frekuensi pemakaian masker. Sheet mask itu beda-beda, ada yang bahkan diperuntukkan untuk daily use, biasanya hanya untuk melembapkan saja. Di luar itu memang 2-3 kali seminggu biasanya untuk anti aging atau yang exfoliating, bahkan ada yang digunakan satu kali seminggu. Jadi lama penggunaannya tergantung pada bahan aktifnya sendiri, peruntukannya dari produsen dan balik lagi dengan jenis kulitnya," kata dr. Litya.

Selain itu, satu jenis sheet mask akan memberikan efek yang berbeda pada kulit yang oily dengan kulit yang kering.

"Untuk satu jenis masker pada jenis kulit yang berbeda, penggunaannya bisa beda. Misalnya yang tujuannya untuk menyerap minyak, untuk yang oliy bisa pakai 2-3 kali seminggu, tapi untuk yang kering 1 kali seminggu aja sadah cukup karena lebih dari itu bisa iritas," tuturnya.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui jenis kulit masing-masing agar bisa menggunakan sheet mask yang sesuai dengan jenis kulit.

"Jadi pada prinsipnya penggunaan masker tidak hanya pada sheet mask selain pada produknya sendiri juga disesuaikan dengan jenis kulitnya masing-masing orang dan respons kulit orang tersebut setelah menggunakan masker," tutupnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.