Illustrasi kondom yang dilepas dari vagina (Freepik/Edited by HerStory)
Tak hanya ditularkan melalui hubungan seksual atau penetrasi penis ke dalam vagina, virus HPV dapat ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh. Misalnya ketika virus menempel pada jari tangan, kemudian tangan yang terkontaminasi tak sengaja memegang daerah vagina, di situ bisa pula terjadi penularan.
Kondisi alat reproduksi yang belum matang sempurna pada wanita muda lebih berisiko terinfeksi virus HPV.
Gaya hidup seks bebas ataupun mereka yang bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) berisiko lebih besar mengalami kanker serviks.
Pemberian vaksin HPV saat anak berusia 9-25 tahun memiliki efektivitas proteksi sebesar 90 persen. Ketika diberi di usia 26 tahun, maka efektivitas vaksin turun jadi 80 persen. Efektivitas juga menurun saat wanita sudah melakukan hubungan seksual.
Infeksi HPV juga lebih mudah menyerang orang yang imunitas atau kekebalan tubuhnya sedang menurun.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.