Memasuki hari ke delapan isolasi mandiri, Hannah Al Rashid tetap ikut aksi menolak Omnibus Law dan sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dari luar negeri. Loh, kok bisa?

Aktris belasteran, Hannah Al Rashid yang biasanya jarang terlihat absen dari turun aksi ke jalan, apalagi kalau sudah menyangkut persoalan hak-hak wanita, pada aksi Omnibus Law kemarin (08/10)  Ia gak terlihat berada di titik aksi dikarenakan Hannah berada di luar negeri dan harus menjalani program isolasi mandiri.

Melalui akun istagramnya, Ia bilang kalau melanggar isolasi mandiri ini bisa terkena denda €10.000. Tentu saja Ia enggak mau kena denda, apalagi denda gara-gara melanggar hal baik untuk kesehatan. Eits, tapi bukan berarti selama isolasi mandiri Ia bungkam, loh ya....

Pemeran film Aruna dan Lidahnya ini tetap menyuarakan keresahannya melalui akun sosial media pribadi, Twitter dan Instagram. Ia turut menyikapi pembakaran halte bus oleh oknum demonstran di salah satu cuitannya dengan menambahkan hastag #GagalkanOmnibusLaw #SahkanRUUPKS

Who gives a shit about a damn bus halte when people are being brutalised on the streets. Thoughts and prayers out to everyone protesting back home. Hati-hati dan jaga diri. Please look out for eachother. #BatalkanOmnibusLaw #SahkanRUUPKS

— Hannah Al Rashid (@HannahAlrashid) October 8, 2020

Baca Juga: Keren! Ini Wanita-Wanita yang Berdiri di Garis Terdepan Aksi Omnibus Law