Menu

Jangan Asal Kenyang Ya Beauty, Ternyata Ini Kesalahan Sarapan Terburuk untuk Gula Darah Menurut Ahli Gizi, Efeknya Ngeri!

19 September 2022 07:00 WIB
Jangan Asal Kenyang Ya Beauty, Ternyata Ini Kesalahan Sarapan Terburuk untuk Gula Darah Menurut Ahli Gizi, Efeknya Ngeri!

Ilustrasi wanita sedang makan roti dan secangkir teh. (Unsplash/Emily Bauman)

HerStory, Bogor —

Beauty, sarapan dianggap sebagai "makanan terpenting sebelum menjalani hari" oleh banyak ahli karena suatu alasan, karena melewatkannya dapat dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti metabolisme yang lambat, penambahan berat badan, dan bahkan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Nah, makan pagi ini sangat penting bagi kamu yang saat ini menderita diabetes, lho. Sebab, makan lebih awal dan makan yang rendah karbohidrat dan tinggi lemak telah terbukti mendukung kadar gula darah sepanjang hari. Di sisi lain, melewatkan sarapan dapat mempersulitmu untuk menjaga gula darah dalam kisaran yang aman sepanjang hari.

Meskipun sarapan sangat penting, namun kamu juga perlu mengonsumsi minuman yang tepat untuk memaksimalkan makanan ini, Beauty. Kalau enggak, bisa mendatangkan malapetaka pada gula darahmu jika tak hati-hati. Inilah sebabnya mengapa kesalahan sarapan terburuk untuk gula darah tinggi adalah minum minuman tertentu tanpa disertai dengan makanan.

Sebagai contoh, kopi adalah minuman klasik yang membuat pagimu bersemangat. Namun, minum secangkir kopi saja bisa berdampak buruk pada tubuh kamu, lho Beauty.

"Untuk beberapa penderita diabetes, kafein dapat menyebabkan gula darah melonjak," kata ahli gizi terdaftar, Lauren Manaker, dikutip dari Eat This, Senin (19/9/2022).

Dan, menurut Mayo Clinic, jika saat ini kamu menderita diabetes dan menggunakan insulin, dampak kafein (sekitar 200 miligram) dapat dikaitkan dengan kadar gula darah yang lebih tinggi atau lebih rendah. Selain itu, minum kopi sebelum makan apa pun di pagi hari juga dapat menyebabkan peningkatan.

Gak cuma itu, menurut ahli gizi terdaftar Sydney Greene, minum jus pun akan menyebabkan gula darah melonjak karena merupakan sumber karbohidrat yang cepat. Sebabnya, jus tak memiliki serat pengatur gula darah yang memperlambat pencernaan yang ada dalam bentuk buah utuh. 

Sehingga menurut CDC, mengonsumsi serat sangat penting untuk mengendalikan gula darah. Tubuh tidak dapat menyerap dan memecah serat, yang berarti tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti karbohidrat lainnya.

Baca Juga: Penderita Diabetes Merapat! Ini 5 Cemilan Sehat untuk Kamu, Bisa Dicoba Nih!

Baca Juga: Gawat! Penderita Diabetes Lebih Berisiko di Masa Pandemi, Ini Cara untuk Mencegah dan Pemberian Nutrisi yang Tepat!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.