Ilustrasi mata iritasi. (pinterest/freepik)
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Ophthalmology, menjelaskan bahwa dokter melakukan pembedahan dan mengambil sampel jaringan bagian mata. Hasil pengujian sampel tersebut mengungkapkan bukti bahwa SARS-CoV-2 telah menginvasi jaringan mata.
Tak hanya menyerang sistem pernapasan, penelitian ini memberikan bukti bahwa SARS-CoV-2 juga dapat menginfeksi jaringan mata. Namun, belum ada kejelasan apakah pasien dalam kasus ini tertular SARS-CoV-2 melalui matanya.
Sebelumnya diinformasikan bahwa banyak pasien COVID-19 yang mengembangkan kondisi mata merah atau konjungtivitis. Kondisi ini membuat bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata menjadi bengkak, merah dan gatal. Ini juga menyebabkan mata berair dan penglihatan jadi kabur
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.