Menu

Serba Serbi Fakta Soal Hati Ayam untuk MPASI, Aman atau Justru Berbahaya?

28 September 2022 06:00 WIB
Serba Serbi Fakta Soal Hati Ayam untuk MPASI, Aman atau Justru Berbahaya?

Hati Ayam (Shutterstock/Antonova Ganna)

HerStory, Jakarta —

Moms apakah kerap ragu dalam memberikan hati ayam untuk MPASI si kecil? Sekarang gak usah ragu lagi karena seorang dokter Spesialis Gizi Klinik memberikan pernyataan kalau hati ayam ataupun hati sapi sebenarnya tidak direkomendasikan untuk makanan anak, termasuk untuk menu MPASI. Sebab, hati ayam atau hati sapi merupakan jeroan yang mengandung kolesterol tinggi sehingga bisa berbahaya bagi tubuh. 

Nutrisi Hati Ayam Tinggi adalah Mitos?

Bahkan, dokter spesialis gizi tersebut menyatakan bahwa jika ada yang menganggap hati ayam ataupun nutrisi hati sapi tinggi, hal tersebut hanya mitos.

Hal ini disampaikan  DR. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK(K), Spesialis Gizi Klinik dalam acara Ayo Hidup Sehat TV One. "Itu mitos (kalau hati lebih sehat daripada daging). Karena, hati itu sebenarnya salah satu organ jeroan yang sangat tinggi kolesterol. Hati itu fungsinya di dalam tubuh makhluk hidup untuk detoksifikasi, yakni menetralisir zat-zat beracun atau berbahaya yang dimakan oleh hewan tersebut," tukasnya.

Pernyataan dokter ini pun menjadi sorotan. Banyak warganet, khususnya kaum orangtua yang akhirnya bertanya-tanya apakah memang hati ayam untuk MPASI tidak direkomendasikan dan jika dikonsumsi anak bisa menimbulkan dampak negatif?

Hal ini disampaikan  DR. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK(K), Spesialis Gizi Klinik dalam acara Ayo Hidup Sehat TV One. "Itu mitos (kalau hati lebih sehat daripada daging). Karena, hati itu sebenarnya salah satu organ jeroan yang sangat tinggi kolesterol. Hati itu fungsinya di dalam tubuh makhluk hidup untuk detoksifikasi, yakni menetralisir zat-zat beracun atau berbahaya yang dimakan oleh hewan tersebut," tukasnya.

Pernyataan dokter ini pun menjadi sorotan. Banyak warganet, khususnya kaum orangtua yang akhirnya bertanya-tanya apakah memang hati ayam untuk MPASI tidak direkomendasikan dan jika dikonsumsi anak bisa menimbulkan dampak negatif?

Meta pun kembali mengingatkan bahwa MPASI yang diberikan bayi wajib memenuhi kebutuhan nutrisi yang lengkap. Baik energi, protein, dan mikronutrien anak. 

“Dikatakan memenuhi gizi seimbang kalau MPASI-nya itu sudah bisa memenuhi kandungan zat besi, vitamin, mineral, lemak dan zinc. Saat anak masih usia 0-6 bulan memang masih memiliki zat besi 100 persen. Tapi setelah 6 bulan, hanya zat besi 3 persen. Padahal usia 6-23 bulan membutuhkan 97 persen zat besi” tukasnya. 

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan