Hati Ayam (Shutterstock/Antonova Ganna)
Oleh karena itulah, dr. Meta mengingatkan para orangtua untuk bisa memastikan dan memenuhi zat besi karena penting untuk perkembangan otak anak. Salah satu asupan zat besi yang baik yang bisa dipilih adalah hati ayam ataupun hati sapi.
Alasan Mengapa Hati Ayam Baik untuk MPASI Si Kecil
Penting untuk dipahami bahwa anak-anak membutuhkan kecukupan zat besi untuk mencegah terjadinya Anemia Defisiensi Besi (ADB). Dijelaskan dr. Meta, anemia defisiensi besi bisa diartikan sebagai anemia yang timbul akibat kosongnya cadangan besi tubuh sehingga penyediaan besi untuk eritrophoesis (proses pembentukan sel darah merah) berkurang, yang pada akhirnya pembentukan hemoglobin (Hb) berkurang. Hal ini terjadi karena bayi kekurangan asupan zat besi yang sering ditandai dengan kulit pucat, mudah lemas dan capek, mudah sakit karena daya tahan yang menurun.
Padahal, fungsi zat besi yang paling penting adalah perkembangan sistem syaraf. Kekurangan zat besi dapat memengaruhi fungsi kognitif, tingkah laku, bahkan pertumbuhan anak. Karena zat besi juga berfungsi sebagai sumber energi untuk otot, kekurangan zat besi dapat memengaruhi ketahanan fisik dan kemampuan otot bekerja. Jika saat ini sepertinya anak tampak baik-baik saja, belum tentu beberapa waktu ke depan juga akan tetap baik-baik saja jika dibiarkan.
Terkait dengan hati ayam yang sangat tinggi kolesterol, dokter Meta memang membenarkan, namun bukan berarti tidak boleh dan perlu dihindari. Sebab, nutrisi hati ayam tetap dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak.
"Iya, memang anak-anak membutuhkan lemak tinggi yang juga terdapat di dalam hati ayam."
Ditambahkan dr. Meta, masa anak-anak, khususnya saat anak memulai MPASI, sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk mengenalkan konsep makan makanan sehat dan bergizi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.