Ilustrasi gigi kuning. (Freepik/kroshka__nastya)
Rahul Aggarwal, ahli jantung Intervensi, Pusat Medis Palm Beach Gardens bagian dari Jaringan Kesehatan Palm Beach, mengatakan, para peneliti telah meneliti hal ini setidaknya selama 20 tahun sekarang.
“Kami pasti melihat korelasi antara penyakit gusi dan serangan jantung. Penyebabnya tak terlihat. Penyakit yang merusak pembuluh darah seperti periodontitis juga dapat merusak jantung,” tuturnya.
Jika seseorang tak mendapatkan aliran darah yang baik ke gusi, mereka lebih mungkin menderita penyakit gusi dan apa pun yang memicunya juga dapat menyebabkan penyakit jantung.
“Secara sistemik orang tersebut mungkin memiliki masalah. Ini adalah cerminan dari kesehatan individu secara keseluruhan. Peradangan juga berperan dan tampaknya meningkatkan timbulnya penyakit jantung,” lanjutnya.
Studi ini menemukan, periodontitis parah secara independen dan signifikan terkait dengan semua penyebab dan kematian kardiovaskular di beberapa populasi yang berbeda.
Mekanisme yang diusulkan termasuk bakteremia dan gejala sisa inflamasi sistemik terkait, termasuk peningkatan protein C-reaktif dan stres oksidatif.
Pada populasi dengan multimorbiditas, misalnya penyakit ginjal kronis dengan diabetes komorbid dan periodontitis, periodontitis dikaitkan dengan kelangsungan hidup yang berkurang secara signifikan dari semua penyebab dan mortalitas kardiovaskular.
Oleh karena itu, tampaknya periodontitis dapat menjadi faktor risiko non-tradisional yang dapat dimodifikasi untuk penyakit kardiovaskular.
Dr Aggarwal menyatakan, “Studi ini akurat dan masuk akal dengan pesan intinya bahwa Anda harus menjaga diri sendiri. Orang dengan penyakit periodontitis kemungkinan juga tak merawat diri mereka sendiri. Mereka perlu melakukan sesuatu untuk mengurangi peradangan dan membantu aliran darah yang akan meningkatkan kesehatan mulut dan keseluruhan mereka seperti berhenti merokok dan makan bersih tanpa makanan olahan."
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.