Kulit kering dan dehidrasi umumnya dianggap sama. Hal ini karena kulit sama-sama kekurangan cairan dan kurang lembab. Namun, nyatanya berbeda, lho!

Saat kulit kering biasanya dapat diatasi dengan mengaplikasikan pelembab. Akan tetapi, jika kulit masih terasa kering, berarti kulit kamu dehidrasi. 

Nah, untuk lebih jelasnya, HerStory sudah merangkum perbedaan kulit kering dengan kulit dehidrasi. Yuk, discroll!

Kulit kering

Umumnya kulit kering merupakan bawaan dari lahir. Kulit yang kering ini bisa dilihat dari pori-pori yang tak terlalu terlihat, terdapat garis-garis halus pada wajah, kulit kasar dan kusam. Selain itu, kulit juga lebih mudah terkelupas dan iritasi.

Enggak hanya karena kondisi cuaca dan gaya hidup, kulit kering ini dapat terjadi karena faktor genetik, usia, serta hormon.

Perlu diketahui bahwa kulit kering terjadi karena produksi minyak pada kulit belum maksimal sehingga membutuhkan perawatan kulit yang mengandung minyak dan lipid yang tinggi. Gunakanlah produk yang dapat melembabkan kulit dan hindari kandungan parfum serta alkohol. Kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti aloe vera, alpukat, teh hijau dan lain sebagainya.

Kulit dehidrasi

Kulit dehidrasi ini biasanya enggak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik saja. Bahkan siapa saja baik yang memiliki kulit berjenis kombinasi dan berminyak dapat mengalami kulit dehidrasi.

Baca Juga: Catat, Beauty!! Begini Kondisi Kulit yang Harus Ganti Skincare!