Biasanya saat ingin haid atau PMS, seringkali tubuh mengalami perubahan dari fisik, emosi hingga psikologis. Gejala-gejala PMS ini ternyata hampir sama dengan gejala di saat awal kehamilan. Inilah yang membuat banyak wanita sering salah atau bingung bagaimana membedakan tanda PMS dan tanda awal kehamilan.

Untuk itu, penting mengetahui perbedaan dari tanda PMS dan tanda kehamilan. Mengutip dari Pop Mama (2/11/2020), ini dia perbedaan PMS dan tanda kehamilan yang harus kamu ketahui. Yuk, discroll!

1. Kelelahan

Saat PMS, kelelahan menjadi hal yang wajar. Bahkan meskipun tanpa melakukan aktivitas yang berat. Biasanya rasa lelah ini dapat diatasi dengan istirahat lebih banyak. Rasa lelah juga akan menghilang dengan sendirinya setelah haid berakhir.

Berbeda dengan tanda kehamilan. Biasanya rasa lelah akan terasa sangat ekstrem. Selain itu, rasa lelah yang dirasakan dalam jangka waktu yang lama dan menstruasi terlambat. Jika merasakan gejala seperti ini lebih baik istirahat yang cukup, penuhi asupan mineral dan nutrisi yang cukup.

2. Pendarahan

Saat menstruasi umumnya pasti mengeluarkan darah. Biasanya darah keluar sekitar 1-5 hari atau bahkan seminggu. Setelah itu pendarahan akan berhenti dengan sendirinya.

Namun, tanda kehamilan dilihat dengan keluarnya darah berwarna merah muda atau coklat gelap. Biasanya bercak ini akan muncul 6-12 hari setelah pembuahan. Selain itu, bercak darah ini biasanya tak memerlukan waktu yang lama untuk berhenti dan lebih cepat dari waktu menstruasi.

3. Kram perut

Saat PMS, beberapa orang mungkin mengalami kram perut ini. Biasanya saat menstruasi sudah mulai, kram perut perlahan-lahan akan semakin membaik dan menghilang di akhir menstruasi.

Baca Juga: Sombong, Iggy Azalea Turun 20 Pon setelah Melahirkan tanpa Olahraga, Kok Bisa?