Illustrasi Merangsang Perut saat Bercinta (Freepik/TheAsianParent)
"Menurut saya itu kekerasan dalam seks juga, dia (wanita) tidak menikmati apa-apa. Dan akhirnya untuk menyenangkan si suami mereka (wanita) fake orgasme," jelas dokter Boyke.
"Seks itu bagaikan menikmati pada suatu perjalanan, sampai pada akhirnya kepuncak, diakhiri dengan ejakulasi dan orgasme. Tapi untuk mencapai hal itu enggak bisa sekedar itu saja," tutup dokter Boyke.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.