Banyak orang yang sulit membedakan infeksi COVID-19 dan asam lambung. Pasalnya kedua penyakit itu dapat memiliki gejala yang serupa, seperti batuk dan nyeri dada bahkan terasa mual.

Untuk diketahui Gastroesophageal reflux (GERD) terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan (saluran yang menghubungkan mulut dan perut). Cuci kembali sekresi lambung ke kerongkongan (refluks asam) dapat mengiritasi lapisan kerongkongan sehingga kerap kali terasa mual ingin muntah.

Sedangkan COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus sehingga menyebabkan penyakit pernapasan (seperti flu) dengan gejala seperti batuk, demam, dan pada kasus yang lebih parah dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

Baca Juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Sri Mulyani: Patuhi Protokol Kesehatan!

Bisakah virus corona menyebabkan GERD? COVID-19 adalah penyakit yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Ini dapat mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas (sinus, hidung, dan tenggorokan) atau saluran pernapasan bagian bawah (tenggorokan dan paru-paru). Belum ada informasi apakah COVID-19 dapat menyebabkan GERD.