Tidur siang menjadi rutinitas wajib bagi anak terutama balita. Tidur siang dapat memberikan manfaat untuk tumbuh kembangnya serta mengembangkan daya ingat anak.

Namun, sering enggak Moms mendapatkan anak menangis histeris saat bangun dari tidur siang? Tak jarang Moms merasa kebingungan karena tak tahu alasan si kecil menangis ini.

Sebelum itu, perlu diketahui bahwa anak memiliki waktu tidur yang berbeda dengan dewasa. Umur 1-2 tahun memerlukan waktu tidur 11-14 jam sehari sedangkan anak berusia 3-5 tahun memerlukan waktu tidur 10-13 jam seharinya.

Beberapa anak umumnya tidur siang 1-2 jam sehari atau tak menentu. Selain itu, tak semua anak dapat memenuhi standar kebutuhan tidur sehingga membuat mereka menangis saat bangun tidur.

Anak yang memiliki kualitas tidur buruk akan lebih mudah menangis saat bangun tidur siang. Misalnya saja, anak tak dapat tidur dengan nyenyak di malam hari dan siang harinya pun ia hanya tidur sebentar. Kondisi ini akan mempengaruhi keadaan emosinya. Balita yang kurang tidur akan menjadi lelah dan mengalami permasalahan setiap kali mereka tidur siang. Inilah yang menjadi penyebab si kecil menjadi menangis saat bangun dari tidur siang.

Untuk itu, Moms harus memberikan waktu atau jadwal yang konsisten bagi si kecil misalnya menyusun jadwal untuk makan, tidur, dan bermain. Cara ini akan membantu mereka lebih terbiasa dan dapat memenuhi waktu tidurnya.

Lalu bagaimana jika jam tidur si kecil sudah memenuhi standar, tapi masih menangis saat bangun tidur siang?

Baca Juga: Seberapa Sering Anak Harus Buang Air Besar?