Menu

Ibu Hamil Lebih Rentan Terinfeksi COVID-19, Benarkah?

14 Desember 2020 20:30 WIB

Ibu Hamil.(Unsplash/@specialdaddy)

HerStory, Jakarta —

Pandemi COVID-19 masih terus berlangsung di Tanah Air. Bahkan di beberapa daerah tercatat adanya lonjakan kasus.

Di sisi lain, masih banyak informasi simpang siur yang beredar. Salah satu mitos yang beredar di tengah pandemi adalah tingginya risiko terinfeksi COVID-19 pada ibu hamil. Namun, apakah itu benar?

Rupanya hal itu dibantah oleh Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K),MPH. Ia menjelaskan bahwa belum ada bukti konkret mengenai peningkatan risiko infeksi COVID-19 pada ibu hamil.

“Masyarakat pada umumnya berpikir bahwa wanita hamil lebih rentan terpapar virus Sars Cov-2 dibandingkan populasi umum, nyatanya hal itu tidak benar," ujar Prof. Budi saat Virtual Press Conference Hamil, Bersalin, Kontrasepsi, serta Bugar Selama Pandemi Covid-19, Senin (14/12/2020).

"Sampai saat ini bukti menunjukkan wanita hamil tidak lebih rentan untuk tertular infeksi dibandingkan populasi umum," lanjutnya.

Prof. Budi juga mengatakan bahwa belum ada bukti saat ini bahwa Covid-19 teratogenik. Bukti terbaru menunjukkan kemungkinan virus dapat ditularkan secara vertikal, meskipun proporsi kehamilan yang terpengaruh dan signifikansi pada bayi belum dapat ditentukan.

Studi lain menunjukkan bahwa pengaruh virus corona terhadap janin adalah meningkatnya risiko kelahiran prematur yang bisa juga disebabkan oleh keputusan terminasi kehamilan atas indikasi ibu, bukan semata-semata akibat infeksi Covid 19. 

Share Artikel:

Oleh: Nada Saffana

Artikel Pilihan