Menu

Moms, Begini Cara Sederhana Atasi Postpartum Depression

17 Desember 2020 11:15 WIB

Seorang ibu menggendong anaknya. (Unsplash/Jonathan Borba)

HerStory, Bogor —

Sindrom baby blues kerap terjadi pada sebagian wanita yang baru saja melakukan proses persalinan, hal itu disebabkan karena hormon yang belum stabil dan berdampak pada kondisi emosional. 

Pada umumnya, sindrom baby blues dapat dirasakan sejak selesai persalinan hingga dua minggu paska persalinan. Apabila dirimu merasakan hal tersebut lebih dari dua mingu, ada kemungkinan kamu mengalami depresi paska melahirkan atau postpartum depression.

Melansir dari parenting.co.id (17/12/2020), ada beberapa hal yang dapat meminimalisir risiko terjadinya depresi paska melahirkan, berikut informasinya. 

Jangan menyalahkan diri sendiri 

Biasanya seorang ibu akan mudah merasa bersalah jika tak bisa memberikan yang terbaik untuk si kecil. Moms, syukuri apapun yang telah terjadi pada diri kamu dan buah hati. Jangan menyesali dan hentikan kegiatan menyalahkan diri sendiri, karena hal itu dapat memicu risiko depresi yang berkelanjutan. 

Istirahat dan lakukan hal menyenangkan 

Mengurus seorang bayi tentu bukan kegiatan yang mudah. Rasa lelah dan kurang tidur pasti akan dirasakan oleh hampir seluruh orang tua. Ketika tubuh dalam kondisi lelah, kamu akan lebih mudah emosi dan stres saat mengasuh si kecil. Sebaiknya istirahat dan lakukan hal yang dapat membuat hati senang, seperti menonton film favorit atau bermain games pada gadget. 

Meminta bantuan 

Moms, mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa bantuan tentu akan membuat tubuh merasa lelah dan terbebani. Sebaiknya mintalah seseorang untuk membantu selesaikan pekerjaan rumah sehingga kamu memiliki waktu untuk mengistirahatkan tubuh serta pikiran. 

Itu dia tiga hal yang dapat meminimalisir risiko terjadinya depresi paska melahirkan. Pastikan kamu istirahat dengan cukup ya moms! 

Artikel Pilihan