Bayi yang sedang menangis (Pinterest/Edited by HerStory)
Tak hanya terjadi pada orang dewasa, ternyata bayi juga bisa mengalami stres lho Moms! Umumnya ada beberapa penyebab kenapa bayi mengalami stes, entah itu karena faktor lingkungan dan sekitar mau pun karena ada kebutuhan dasar yang tak terpenuhi.
Melansir dari berbagai sumber, faktor lingkungan dan sekitar bisa menjadi penyebab bayi stres. Misalnya perubahan cuaca yang terlalu drastis dari dingin ke panas, suasana rumah yang terlalu ramai, pergantian pengasuh dalam waktu singkat, dan juga rasa stres yang dialami orang tuanya. Ternyata saat Moms menunjukkan wajah tegang, misalnya akibat bertengkar dengan pasangan, bayi akan mengetahui, dan akan merasakan stres juga.
Selain itu, kebutuhan dasar yang tak kunjung dipenuhi seperti tidak segera diberi susu juga bisa mengakibatkan bayi stress. Satu hal lagi yang bisa membuat bayi stress adalah rasa sakit dan rasa tak nyaman. Karena belum bisa bicara, maka bayi hanya bisa menangis. Ketika Moms kurang peka, bisa-bisa bayi menjadi stres.
Untuk itu, Moms perlu mengetahui tanda-tanda bayi stres agar bisa menanganinya dengan baik dan tidak berlarut-larut.
Kaki bayi menendang-nendang ke segala arah dengan keras, tidak bisa diam, terlihat gelisah, menangis sampai meraung-raung bisa jadi menandakan bahwa bayi tengah mengalami stres.
Ini adalah tanda yang mudah dikenali. Namun, bukan berarti bayi yang menangis selalu mengalami stress. Bila tangisan bayi semakin keras dan sulit ditenangkan, baru Moms bisa mengira bahwa ia mengalami stres. Segera tenangkan bayi yang mengalami kondisi ini dengan menggendongnya dan menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut.
Saat bayi tidur adalah saat paling tenang. Namun, tidak demikian dengan bayi yang stres. Ia akan mengalami tidur yang gelisah dan sebentar-sebentar terbangun. Saat bayi mengalami stres pola tidurnya bisa berubah. Bayi mungkin terbangun lebih lama dari biasanya atau sebaliknya.
Bayi yang mengalami stres biasanya tidak mau ditinggal dan cenderung lengket dengan ibunya. Ia pun hanya mau digendong ibunya. Bila ibunya tak telihat, ia akan menangis dan rewel.
Stres juga bisa menyebabkan pola makan pada bayi berubah. Ada yang jadi lahap hingga terlalu banyak, ada juga yang malah tidak nafsu makan atau menyusu.
Ketika bayi diajak bermain, biasanya mereka akan senang dan tertawa. Jika bayi terlihat tidak senang dan cenderung murung, bisa jadi itu tanda bahwa ia sedang stres.