Ilustrasi telur setengah matang (Itstime/Edited by HerStory)
Beberapa waktu lalu, publik sempat dibuat heboh dengan aksi seorang ibu yang memberikan telur mentah untuk anak balitanya. Video yang beredar luas di TikTok tersebut sontak mendatangkan banyak hujatan dari warganet. Tak sedikit pula di antaranya yang khawatir kalau sang anak terpapar bakteri salmonela yang ada di dalam telur mentah.
Dalam video yang diunggah oleh @sabenasabba, ia memberikan kuning telur mentah yang dicmpur dengan air dan juga susu formula. Ia memberikan campuran tersebut dengan dalaih kalau resepnya itu bisa membuat sang buah hati cerdas dan juga sehat.
Telur memang menjadi salah satu makanan yang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak. Enggak cuma mengandung vitamin dan mineral, telur juga menyediakan sumber protein, kolim, dan asam lemak esensial yang baik.
Tapi Moms, kalau kamu menyajikan telur mentah atau setengah matang untuk balita atau bayi, justru berbahaya bagi mereka lho! Seperti yang dikutip dari laman Healthline, Jumat (25/12/2020), telur utuh atau mentah mengandung bakteri yang disebut salmonella.
Salmonella merupakan salah satu bakteri yang berbahaya. Bakteri tersebut dapat menyebabkan siapapun mengalami keracunan makanan yang disebut salmonellosis. Terutama anak-anak yang lebih rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya yang belum matang.
Hal serupa juga dikatakan oleh Dr Pankaj Vohra, seorang ahli gastreonterologi dari India. Dalam Baby Center ia mengatakan, sebagian besar infeksi salmonella dikaitkan dengan telur mentah, telur dengan kuning telur yang encer, dan makanan yang dibuat darinya.
Infeksi bakteri salmonella ini dapat menyebabkan demma, muntah dan juga diare. Gejala ini biasanya muncul pada 6-48 jam setelah mengonsumsi telur mentah dan dapat berlangsung selama 3-7 hari.
Enggak cuma bahaya bagi bayi dan balita, dalam kasus yang jarang terjadi, salmonella dapat menyebabkan kram di rahim wanita hamil yang dapat menyebabkan kelahiran prematur.
Nah Moms, untu itu mulai saat ini, hindari memberi anak balita, terutama bayi telur setengah matang ya. Sajikan makanan sehat yang dimasak hingga matang. Semoga bermanfaat!