Ilustrasi Bayi di Dalam Inkubator (Pinterest/M Drenzek)
Kondisi bayi yang kuning dalam waktu beberapa hari setelah ia dilahirkan adalah hal yang sering terjadi. Tak perlu panik, karena pada umumnya kondisi tersebut tak berbahaya. Kendati demikian, kondisi kuning pada bayi tetap tak boleh disepelekan ya moms. Pasalnya, hal itu juga bisa menjadi tanda bahwa ada yang tak beres di dalam tubuhnya.
Melansir dari berbagai sumber (04/01/2021), ada beberapa hal yang harus moms ketahui mengenai penyebab yang bisa membuat si kecil mengalami kuning atau biasa dikenal dengan istilah jaundince. Simak baik-baik informasi berikut ini ya moms.
Pecahnya sel darah yang berlebihan pada bayi dapat menyebabkan bayi mengalami penyakit kuning. Pecahnya sel darah dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah karena golongan darah antara ibu dananak tak sesuai sehingga secara alami tubuh ibu memiliki antibodi yang menyerang sel darah bayi.
Bilirubin adalah zat berwarna kuning yang diproduksi oleh tubuh saat sel darah merah pecah. Kondisi bilirubin yang berlebih disebabkan karena organ hati pada bayi yang berfungsi untuk membuang zat tersebut belum dapat bekerja dengan baik sehingga terjadi penumpukan yang akhirnya akan menyebabkan kuning pada bayi.
Pada beberapa hari pertama saat bayi baru lahir, proses menyusui adalah hal yang sangat penting baginya. Ketika kebutuhan susu tak tercukupi, maka bayi akan jarang buang air besar sehingga proses pengeluaran bilirubin akan terhambat.
Nah, itu dia 3 hal yang menyebabkan bayi baru lahir mengalami kondisi kuning. Apabila si kecil mengalami hal tersebut saat kamu sudah berada di rumah, segera bawa dirinya ke dokter ya moms!