Sumber konten: istimewa
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota besar yang sarat tenggat waktu dan tekanan sosial, fenomena urban burnout kian marak. Menjawab kebutuhan akan ruang pemulihan yang menyeluruh, Cana Wellness resmi dibuka di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Mengusung pendekatan holistik, Cana Wellness tidak hanya fokus pada kebugaran fisik, tetapi juga pemulihan jiwa dan rohani. Studio ini menjadi wadah bagi masyarakat urban untuk memperlambat ritme hidup, meregulasi napas, dan menyentuh kembali keseimbangan diri.
Dibentuk oleh tiga perempuan dengan latar belakang berbeda, mulai dari Tamara Geraldine, Betty Lauw, dan Vitta Dessy, Cana Wellness lahir dari pengalaman pribadi para pendirinya yang pernah berhadapan dengan stres, trauma, dan kelelahan psikosomatis.
“Awalnya rumah ini adalah tempat pemulihan jiwani, lalu bertransformasi menjadi tempat pemulihan rohani, termasuk ibadah dan kegiatan yayasan. Tapi setelah Tuhan kirim jiwa-jiwa ke rumah ini, mereka datang lalu pulih, saya serahkan tempat ini menjadi rumah singgah,” ujar Tamara saat peresmian.
Tamara mengenang perjalanan 10 tahun terakhir sejak rumah yang ia beri nama Canadyanti 10A menjadi tempat singgah bagi mereka yang mengalami luka batin. Berbekal disiplin ilmu konseling yang ia geluti di LK3, Tamara melihat keterkaitan erat antara kesehatan jasmani, jiwani, dan rohani.
Berbeda dari pusat kebugaran atau spa pada umumnya, Cana Wellness menggabungkan teknik penyembuhan Timur seperti bioenergy dan somatic healing dengan teknologi modern, termasuk terapi inframerah dan stimulasi otot elektrik.
Bagi Betty Lauw, pengalaman melihat perbedaan kualitas hidup dua kerabatnya yang sama-sama menderita kanker paru menjadi titik balik. “Mama dengan pengobatan canggih banget tapi banyak ketakutan. Sementara, papa mertua tidak overthinking, jalanin aja. Kualitas hidupnya jauh beda,” ungkapnya.
Sementara itu, Vitta Dessy menyoroti banyaknya masyarakat urban yang menyimpan beban emosi tanpa disadari. “Banyak klien yang aku pegang itu punya masalah emosi yang terpendam. Di Indonesia, banyak orang masih sulit mengekspresikan apa yang dirasakan karena kultur kolektif,” jelasnya.
Cana Wellness menawarkan beragam layanan, mulai dari Mental Health Consultation, Signature Flow, Bio Energy Therapy, Metabolism Balancing, hingga Facial Detox. Program pelatihan dan konseling dalam bidang wellness juga tersedia untuk mendukung pemulihan menyeluruh.
“Di sini, Anda diundang untuk melambat. Untuk menyesuaikan kembali. Untuk mengingat versi sejati diri Anda,” tutur Tamara.
Dengan tagline “Aku yang singgah, mereka yang pulih”, Cana Wellness hadir sebagai ruang aman untuk bertumbuh, menyembuhkan luka lama, dan menemukan kembali keutuhan diri di tengah dunia yang bergerak cepat.