Menu

20 Tahun Shell: Menelusuri Teknologi di Balik Pelumas Kendaraan

29 September 2026 02:00 WIB

Shell (istimewa)

HerStory, Jakarta —

Mobilitas sehari-hari tak hanya bergantung pada kendaraan yang digunakan, tetapi juga berbagai teknologi yang bekerja di baliknya. Salah satunya adalah pelumas yang membantu mengelola gesekan dan panas pada mesin.

Peran tersebut kembali menjadi perhatian setelah Shell Lubricants dikukuhkan sebagai pemasok pelumas global dengan penjualan terbesar di dunia untuk ke-20 kalinya berdasarkan laporan Kline & Company, Global Lubricants: Market Analysis and Assessment.

Beauty, pelumas mungkin bukan bagian kendaraan yang sering terlihat, tetapi fungsinya berkaitan dengan kebutuhan pengendara sehari-hari. Dalam laporan tersebut, Shell mempertahankan posisi sebagai pemasok pelumas dan fluida otomotif maupun industri, sekaligus menempati peringkat nomor satu dalam tiga kategori yang dimonitor Kline, yakni otomotif konsumen, otomotif komersial, dan industri.

Jason Wong, Global Executive Vice President, Shell Lubricants, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan selama dua dekade dalam mengembangkan solusi bagi berbagai kebutuhan pelanggan.

“Penghargaan yang kami terima hari ini bukan sekadar tentang mempertahankan posisi, tetapi tentang 20 tahun fokus yang konsisten untuk terus membangun momentum bagi bisnis dan para pelanggan kami. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi tim kami selama dua dekade dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan yang tepat untuk membantu mengelola gesekan dan panas, guna mendukung kebutuhan pelanggan kami di segmen otomotif konsumen, otomotif komersial, dan industri," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (29/9/2026).

Menurut Jason, perkembangan teknologi pelumas selama dua dekade juga telah digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari pengendara sehari-hari hingga sektor industri dan mesin Formula 1.

“Selama 20 tahun terakhir, berbagai inovasi kami telah membantu meningkatkan kinerja pengendara sehari-hari, sektor-sektor industri yang vital, hingga mesin Formula 1. Kami bangga dapat mendukung kemajuan dunia melalui merek, teknologi, dan sumber daya manusia kami. Kini, fokus kami tertuju pada masa depan, memastikan kami terus memainkan peran terdepan dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan untuk menjawab kebutuhan masa depan,” tuturnya.

Di Indonesia, bisnis pelumas Shell telah memasuki dekade ketiga. Andri Pratiwa, President Director & Managing Director Lubricants, Shell Indonesia, menyebut kebutuhan tersebut datang dari berbagai sektor, termasuk kendaraan, transportasi komersial, dan industri.

“Pencapaian Shell Lubricants sebagai pemimpin pasar pelumas global ini juga merefleksikan komitmen kami untuk terus mengembangkan bisnis pelumas Shell yang telah memasuki dekade ketiga di Indonesia. Fondasi keberhasilan ini berakar pada kepercayaan pelanggan pelumas di berbagai sektor; mulai dari segmen kendaraan, transportasi komersial, hingga industri. Dengan kapabilitas manufaktur Pabrik Pelumas dan Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda serta didukung oleh talenta terbaik Indonesia dan tim ahli Shell, Indonesia menjadi salah satu pasar pertumbuhan utama bisnis pelumas Shell secara global. Ke depan, kami akan terus berinovasi dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar domestik guna menghadirkan solusi serta layanan pelumasan bagi para pelanggan,” pungkasnya.

Sementara itu, Annie Jarquin, VP of Energy, Kline & Company, mengatakan perkembangan pasar pelumas dalam dua dekade terakhir turut menuntut konsistensi sekaligus kemampuan beradaptasi dari pelaku industri.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Top Stories

Artikel Pilihan