Menu

Moms Wajib Tahu! Selain Berat Badan Naik, Ini 7 Efek Samping Pil KB

23 April 2021 06:00 WIB

Ilustrasi meminum obat (Freepik)

HerStory, Bandung —

Untuk mengontrol kelahiran, Moms bisa menggunakan beragam metode kontrasepsi atau Keluarga Berencana (KB) mulai dari IUD, pil KB, suntik, implan dan lainnya. 

Salah satu yang paling populer adalah pil KB. Keputusan mengonsumsi pil KB harus melalui pertimbangan matang.

Ada kemungkinan Moms merasa tak cocok dengan metode KB yang digunakan. Apalagi, pil KB bekerja dengan memengaruhi hormon dalam tubuh.

Dibandingkan dengan metode KB lainnya, pil KB adalah yang paling mudah aksesnya. Tak perlu melalui prosedur tertentu di rumah sakit atau dengan dokter kandungan, pil KB bisa dikonsumsi sendiri seperti halnya mengonsumsi vitamin.

Metode KB yang bersifat hormonal seperti pil KB juga mengubah cairan serviks menjadi lebih kental sehingga sulit dilewati sperma. Pil KB juga mengondisikan dinding rahim sedemikian rupa sehingga sel telur yang telah dibuahi sukar menempel dan bertumbuh.

Di balik kemudahannya, kamu juga harus tetap waspada ya, Moms. Pengaruh pil KB pada tubuh juga tak boleh disepelekan. Mengutip dari berbagai sumber, (23/04/2021) berikut adalah beberapa efek samping pil KB yang sering terjadi.

1. Menstruasi lebih lama

Ketika proses awal seseorang mulai mengonsumsi pil KB, biasanya yang terjadi adalah menstruasi terjadi lebih lama bahkan volume darah yang keluar juga lebih banyak. Selama tak ada keluhan seperti nyeri di perut, berarti tak ada masalah ya, Moms.

2. Berat badan naik

Kenaikan berat badan terjadi karena hormon estrogen dalam pil KB menyebabkan cairan dalam tubuh tertahan, terutama di bagian payudara dan pinggul. Bahkan, estrogen juga membuat sel lemak lebih besar ketimbang sebelum mengonsumsi pil KB.

3. Mual

Mual terjadi apabila seseorang baru mulai mengonsumsi pil KB. Selama masih bisa ditoleransi, tak masalah. 

4. Gairah seksual fluktuatif

Memang wajar jika gairah seksual seseorang naik turun bergantung pada kondisi dan rangsangan. Namun pada orang yang mengonsumsi pil KB, fluktuasi gairah seksual ini bisa terjadi lebih dominan dari biasanya.

5. Mood berubah

Hormon yang berubah terkadang membuat mood menjadi tak bisa ditebak. Biasanya, hal ini terjadi ketika seseorang akan menstruasi atau menopause. Namun wanita yang mengonsumsi pil KB juga bisa merasakan hal serupa.

6. Payudara tak nyaman

Lagi-lagi karena ada perubahan hormon, sangat mungkin seseorang merasa tidak nyaman pada payudaranya. Sensasi yang kerap terasa adalah rasa nyeri dan sensitif pada payudara. Jika terasa sangat mengganggu hingga menghambat aktivitas, coba cari alternatif metode KB lainnya.

7. Sakit kepala dan migrain

Wanita yang mengonsumsi pil KB juga lebih rentan mengalami sakit kepala dan migrain. Hal ini terjadi ketika tubuh tengah beradaptasi dengan perubahan hormon.

Artikel Pilihan